 Masalah yang sudah sering mengemuka ini dibahas di milis Escaevabookclub beberapa hari ke belakang. Saya mengutip tanggapan mas Didik, Managing Editor Penerbit Escaeva, sebagai berikut:
'Usahakan mendapatkan beberapa informasi dari beberapa orang, jangan cuma satu supaya tidak bias.'
Saya setuju dengan pendapat beliau. Sekarang ini informasi berlimpah dan kita harus pandai-pandai memilahnya.
Masih ada saja penulis yang khawatir karena penerbitnya tidak punya situs web, misalnya, atau menggunakan alamat email berdomain gratisan dan/atau hanya menerima naskah via email.
Menurut pengalaman saya, profesional atau tidaknya sebuah penerbit tak ada hubungannya dengan itu semua. Soal web, contohnya. Ada sebuah penerbit yang lumayan top dan punya situs web, tapi tak pernah diupdate. Bahkan link Contact Us-nya pun broken.
Kemudian account email berdomain gratis ada keuntungannya, yakni kapasitas yang relatif lebih besar. Bayangkan jika pakai account perusahaan, tapi jarang dicek karena kesibukan editor/redaksi sementara naskah yang menyerbu inbox tak henti-henti. Pengirim naskah bisa kecewa karena over kuota. Kondisi seperti ini pernah membuat saya kapok ngirim ke email sebuah majalah ibukota, karena terjadi lebih dari satu kali.
Demikian pula naskah via email, yang buat saya pribadi menguntungkan. Selama ini saya berurusan dengan penerbit via email, nggak pernah ada masalah.
Tapi kembali lagi, semuanya serba relatif. Istilah gaulnya, jodoh-jodohan. Bukan berarti yang nerima naskah print-out itu tidak profesional, dan memang ada penerbit gadungan yang mengumpan pakai email. Berbekal pengalaman dan kewaspadaan yang proporsional, insyaAllah bisa terhindar dari hal-hal yang tak dikehendaki. Ringkasnya sih, kalau Anda percaya, teruskan. Jika ragu-ragu, jangan.
sumber foto: sxc.hu 
 | Lihat sliwar-sliwernya di milis. Makasih mbak.... |
 | just follow ur heart... itu prinsipku skrg, kalo hati dah gak sreg, ya jangan dijalanin ;D |
 | wah aku selalu kirim berupa print out tuh mbak suka kuatir kalo pake email..... |
 | Nad, c'est exactement ca. Tak ada paksaan, semua boleh berpendapat sesuai pendirian masing-masing. Bang Timmy, ya ndak apa-apa. Kan pertimbangan setiap orang lain-lain. Aku pribadi makin mantap untuk ber-email ria setelah seorang teman editor cerita, dia bingung mau diapakan naskah print out yang ditolak. Mau dibuang, riskan. Aku sendiri pernah dapat berkas order dari penerbit yang diprint di balik kertas naskah kiriman orang, hehehe.. lumayan ada penyegaran, bisa baca-baca di sela kerja. |
 | mungkin kalo uda kenal ma editornya ato uda perna diterima di pernerbit yang bersangkutan lewat email lebih gampang, lagian nggak bakal takut kalo kecolongan. tapi menurutku kalo penerbit yang baru yang kita belum kenal, mending lewat printout aja...
menurutku sih mba... |
 | Mbak Lia, boleh juga kok seperti itu. Sah-sah aja:) Wah, Mas Adi. Beruang yang lucu.. je vous remercie beaucoup:-) |
 | Mbak, SELAMAT ULANG TAHUN ya.......... HAPPY B"DAY Semoga Allah semakin melimpahkan dan menjaga bakat yang dimiliki Mbak Nurul dikaruniai kesehatan dan rizqi, kebahagiaan serta keistiqomahan untuk menjaga berkah NYA.... AMIN....
|
| |
|