Henri René Albert Guy de Maupassant lahir di Château de Miromesnil,
dekat perairan Seine, tanggal 5 Agustus 1850. Ia salah satu perintis
cerita pendek modern dan dikenal dengan kekhasannya: gaya bertutur
yang ringkas.
Potensi sastra dalam diri Guy mengalir dari ibunya, Laure Le
Poittevin. Sang ibu adalah teman novelis Gustave Flaubert dan sangat
menggemari karya-karya klasik, terutama Shakespeare. Guy sangat
berbakti kepada ibunya, yang membesarkan ia dan adiknya, Hervé,
setelah bercerai.
Guy keluar dari seminari di Yvetot karena berseberangan dengan agama.
Ia menuntut ilmu di Lycée, Rouen, dan memperlihatkan prestasi baik
dalam puisi serta aktif dalam teater.
Di bawah asuhan Gustave Flaubert beberapa tahun kemudian, Guy
mengawali karir di bidang jurnalisme dan sastra. Di rumah Flaubert, ia
berjumpa Émile Zola dan novelis Rusia Ivan Turgenev.
Di sela kesibukannya sebagai editor beberapa surat kabar ternama
(Le Figaro, Gil Blas, Le Gaulois dan l'Echo de Paris),
Guy menulis novel dan cerpen. Fiksi pendek perdananya, Boule de Suif
(1880), langsung meraih sukses gemilang. Periode 1880-1891
adalah masa produktif Guy.
Ia menerbitkan 2-4 kumpulan cerpen tiap tahun. Kombinasi bakat dan
kemampuan bisnis membuatnya makmur. Kumcer La Maison Tellier (1881)
bahkan memasuki cetakan ke-12 dalam dua tahun. Novel pertamanya, Une
Vie (1883) terjual sebanyak 25 ribu eksemplar dalam tempo kurang dari
setahun. Novel berikutnya, Bel Ami (1885), dicetak 37 kali dalam 4
bulan. Guy memenuhi pesanan penerbit dan terus menulis tanpa kesukaran
berarti.
Pria yang tidak suka bergaul ini menyenangi suasana tenang,
kesendirian dan meditasi. Guy bepergian ke Sisilia, Inggris, Algeria,
dan selalu membawa naskah baru begitu kembali. Ia berlayar dengan
yacht pribadi yang dinamai 'Bel Ami'. Salah satu sahabat dekatnya
ialah Alexandre Dumas, fils.
Guy merupakan satu dari sedikit warga Paris yang tidak menaruh minat
pada Menara Eiffel. Ia makan di restoran bagian dasarnya hanya supaya
tidak melihat menara itu. Bersama 45 seniman Paris lainnya, Guy
menulis surat protes terhadap pembangunan Eiffel kepada Menteri
Pekerjaan Umum saat itu.
Cerpen-cerpen Guy de Maupassant mengandung plot yang cerdas. Kisah
tentang perhiasan palsu ("La Parure", "Les Bijoux") karangannya
mengilhami Somerset Maugham ("Mr Know-All", "A String of Beads").
Guy juga menikmati penulisan genre realis dan fantasi.
Karya-karya fiksinya pun memperlihatkan minat pria ini terhadap psikiatri.
Pada masa-masa akhir hidupnya, ia kian suka menyendiri. Guy divonis
gila dan menutup mata sebulan sebelum ulang tahunnya yang ke-43. Di
batu nisannya, ia menulis 'Aku mendambakan segalanya dan tak menyukai
apa pun.'
disarikan dari:
http://en.wikipedia.org/wiki/Guy_de_Maupassant(termasuk foto)