"Ceritakan padaku sebuah kisah!" adalah harapan lazim setiap pembaca. "Bikin aku peduli, senang, takut..." dan malanglah penulis yang tidak mengerti pesan itu.' (halaman 13)
'Penulis yang mengabaikan pengharapan pembaca akan merugikan diri sendiri, dan pembaca yang mengabaikan kecakapan teknis penulisanya tidak akan menemukan signifikansi cerita yang dibacanya. Hargai pembacamu! Mungkin inilah perintah yang tepat untuk semua penulis... Namun, para pembaca juga harus didesak: Hargai penulismu! Kemitraan, itu intinya.' (halaman 14)