Blog EntryMencambuk Diri dengan Memoar Sidney SheldonJun 26, '08 8:16 AM
for everyone
Ada kalanya, saya tak percaya diri menghadapi permintaan revisi untuk
kesekian kali.

Ada kalanya, saya resah karena tak mendapat kabar penerbit sepatah pun
dalam jangka waktu lama (dan akhirnya menyimpulkan bahwa karya saya
ditolak di sana).

Ada kalanya, saya merasa sudah melakukan yang terbaik namun hasil
belum juga memuaskan. Muncullah 'bisikan setan' untuk mundur di tengah
jalan.

Ada kalanya, semangat berkobar-kobar tapi kendala teknis berdatangan.

Pada saat-saat itu, saya sering menjangkau buku ini. Buku yang tak
pernah bosan saya baca. Terutama bagian-bagian jatuh bangunnya.

Ia pernah merasa ketakutan dan tidak siap, saya juga.

Ia pernah menunggu-nunggu kabar dan memperoleh pekerjaan yang tak
berkelanjutan padahal sangat diperlukan, saya juga.

Ia pernah dijanjikan keleluasaan berkreasi tetapi ternyata ide
dasarnya diambil untuk dikembangkan oleh si empunya dana, saya pun
demikian.

Ia pernah deg-degan dan grogi, merasa salah ambil jalur, begitu pula
saya.

Tentu saja saya tidak sehebat Sheldon, tidak sedahsyat pengalamannya
merambah wilayah penulisan yang berwarna-warni, tidak sekuat dirinya
dalam menghadapi suatu pukulan mental (ada dua kejadian dalam hidupnya
yang sama persis dengan pengalaman saya, tapi biarlah Allah saja yang
tahu:)..).

Buku ini membuat saya tersenyum lagi, memantapkan hati, mencintai apa
yang saya lakukan dan putuskan. Salah satu teman terbaik, selain
sahabat-sahabat 'sesungguhnya' yang selalu memberikan dorongan moril.


nadnuts wrote on Jun 26
aku pernah baca secuil kisahnya di redear's digest bbrp tahun lalu, masih semangat kalo inget lg...pdhal aku bukan penggemar karya2nya loh... *ngaku*
insebu wrote on Jun 26
Proses menulis itu jatuh bangun ya Mbak....:-) Berat dan panjang tapi bermakna...
elbintang wrote on Jun 27
huhuhu...terima kasih teteh...
tulisan yg ini menamparku tepat..
----------------------
love
rinurbad wrote on Jun 27
Hehe, Nad, di websitenya ada excerptnya juga. Bab satu yang sangat 'nendang'.

Betul, Mbak. Mr. Sheldon yang pengalaman nulis skenario bertahun-tahun dan pernah dapat Oscar saja panas dingin waktu menerbitkan novel pertama kali.

Sama-sama, Bintang. Sebenernya aku lagi nampar diri sendiri. hehehe..
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help