Rini's posts with tag: biblioterapi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag biblioterapi
Blog EntryBelanja Buku di Reading LightsJul 10, '08 10:36 PM
for everyone
Kemarin, Mas Agus nganter keponakan ke toko buku impor second ini.
Sudah dua kali dia ke sana. Sayangnya, kali ini tak ada Stephen King
selain Needful Things. Yang banyak, John Grisham dan Danielle Steel.
Ada buku-buku 10 ribuan juga, hmm..menarik untuk ditelusuri.

Saya dibelikan dua, The Clocks-nya Agatha Christie dan The Naked
Face-nya Sidney Sheldon. Pengennya sih And Then There Were None, apalagi
setelah ngobrol-ngobrol dengan Rani yang udah baca versi
terjemahannya. Saya bermaksud melengkapi koleksi Sheldon, berhubung
dulu baca terjemahan TNF dan buru-buru banget.  Lima belas ribu saja masing-masing. Kalo harus beli
terjemahannya, dompet bisa nangis.

Keponakan memilih Moll Flanders karya Daniel Defoe dan Tale of Two
Cities karangan Charles Dickens versi Penerbit Djambatan. Antik,
keluaran tahun 59 dan masih ada harga lama: 44 perak. Boro-boro tahu
atau beli, waktu itu Mama saya baru umur 1 tahun:-)

Dia intipkan deretan yang 10 ribuan, nggak ada yang terkenal katanya.
Susah juga minta dipilihkan, sebab selera kami berbeda. Ia hanya
bilang buku anak-anaknya 30 ribu ke atas. Tapi ada buku bahasa
Prancis!
Ow, il faut venir encore. Biar puas liat sendiri:-)


Blog EntryMata Pedih dan PegalJul 9, '08 11:31 PM
for everyone
..karena hari Senin lalu ngegeber sebuah naskah komik. Penulis keras
kepala model saya nggak pernah mau membiarkan tulisan lama jadi
residu. Obrak-abrik folder (yang sekarang hang melulu, sepertinya ada
penyakit) dan permak sana-sini..jadilah. Lunas satu hutang.

Hari kedua mata masih sakit karena..kelamaan ngegoodreads! Rela deh
dicemberutin Mas Agus lantaran (merasa) bersalah sampai menahan lapar
segala. Saya terpukau oleh deretan bacaan seorang penulis senior yang
mencapai 3000 buku dari aneka genre. Beliau tidak gengsi melalap novel
pop, teenlit, komik Jepang, keren abis deh!

Oleh sebab itu, kemarin saya beristirahat. Usai makan malam, nonton
Molly di Trans7 sama keponakan. Film anak-anak yang bermutu dengan
latar belakang perang, ceritanya sederhana namun amat berbobot. Saya
membahas semua adegan setiap kali iklan dengan ponakan (aturan di
rumah kami: nonton TV jangan sampai membungkam komunikasi). "Anak
perempuan begitu deh, banyak masalah kecil tapi jadinya rumit," saya
menjelaskan.

Nulis lagi jeda, tapi baca buku jalan terus. Sudah tamat dua buku,
tapi masih mikir-mikir untuk resensinya. Semalam menyalakan Dynabook
begitu keponakan tidur (kesannya anak bayi, ye..padahal sudah 20 tahun
lebih), mencoba kerja sebentar dan.. ngantuk deh:p


Blog EntryBuku Baru, Hangat-hangat SegarJul 8, '08 2:33 AM
for everyone
Baru kemarin ngobrol sama Kang Iwok tentang buku-buku diskonan di BBC
Suci. Murah sih, tapi saya sedang kurang minat pada teenlit. "Kalau
buku anak, hajar bleh," ucapan saya ditanggapi ngakak di YM oleh
beliau.

Memang sih, kemarin bilang saya akan dikirimi novel anyar ini. Tapi
tak sangka, siang ini kurir JNE sudah mengetuk pintu (langkahnya kayak
kucing, hehehe..) dan ..jreng jreng..Misteri Hilangnya Novelis
Terkenal telah tiba untuk saya. Sayang nggak ada tandatangan Ichen:p

Ada bonusnya, lho! Kirain surat (ngapain juga Kang Iwok
nyurat-nyurat), ternyata..karcis bis yang dinaikinya ke Jakarta tempo
hari! Hahaha..kenangan yang cukup unik

Syik asyik, bacaan baru lagi. Makasih, Kang Iwok dan Ichen.

sumber foto: blognya Ichen


Blog EntryBien OccupéeJul 6, '08 1:02 AM
for everyone
..il y a trés longtemps que je ne fais la siéste. Il fait plus froid de jour en jour,
mais je dois toujours faire le ménage. Pas d’excuse.

Il y a presque une semaine que je quitte une révision. Heureusement, j’ai encore
du temps pour lire (avant coucher), mais jamais pour écrire.
Je me trouve assez difficile de concentrer à des pages d’un livre.
Une silence est tellement mon besoin.

Il faut arranger mieux mon emploi du temps. Je suis en train de penser à mes boulouts,
puis un neveu va venir chez nous dans deux jours. Plus d’attention,
certainement, car il devra finir le plus tôt que possible
un grand devoir: son mémoire.

sumber foto: sxc.hu


Blog EntryBuku demi BukuJul 3, '08 10:42 PM
for everyone
Alhamdulillah, bisa beli Jangan Berkedip! langsung dari Donna dan
Isman dengan harga spesial (baca: belum naik). Teman yang hendak
dikirimi ternyata sudah punya, hohoho..rizki saya deh. Sudah pernah
baca sedikit, tapi belum memilikinya. Ada tandatangannya lagi.

Tengok-tengok Rumah Pernik, rupanya Master of the Game-nya Sidney
Sheldon masih ada. Cihuy..15 ribu untuk buku hardcover meskipun
second! Karya Sheldon satu inilah yang membius saya dalam pesona
hingga jatuh cinta padanya 11 tahun silam. Waktu itu saya pinjam
terjemahannya dari teman KKN, tamat 3 buku dalam semalam.

Nggak nyangka juga buku ini begitu tebal. Begitu menyentuh bungkusan
paket, saya tahu ada yang lain di dalamnya. Horeee..hadiah bros karya
Donna sendiri! Memang suatu saat, saya pernah berbincang dengannya dan
bilang bros pasti lebih sering dipakai dibanding aksesoris lain. Tak
menyangka Donna mengingatnya. Senaaaang deh.

Bros itu saya sematkan di jaket bermotor saya (sok keren gini ya,
kesannya saya yang nyetir) biar tidak terlalu maskulin. Warnanya yang
coklat kehijau-hijauan bikin jaket ini sering saru dan disangka milik
Mas ipar saya.

Oh ya, minggu ini saya juga menerima hadiah dari seorang karib. Buku
Bestseller Sejak Cetakan Pertama terbitan Indiva. Keren abis..walaupun
belum kelar dibaca:) Alhamdulillah.

Donna dan Nursalam, semoga rizki kalian berlimpah ruah. Amin.


Blog EntryKutipan Novel: NectarJun 28, '08 8:01 AM
for everyone
'Better the devil you know, my friends, than the devil you don't..'

(halaman 259)

Mau tahu cerita selengkapnya? Lihat di sini



Blog EntryMencambuk Diri dengan Memoar Sidney SheldonJun 26, '08 8:16 AM
for everyone
Ada kalanya, saya tak percaya diri menghadapi permintaan revisi untuk
kesekian kali.

Ada kalanya, saya resah karena tak mendapat kabar penerbit sepatah pun
dalam jangka waktu lama (dan akhirnya menyimpulkan bahwa karya saya
ditolak di sana).

Ada kalanya, saya merasa sudah melakukan yang terbaik namun hasil
belum juga memuaskan. Muncullah 'bisikan setan' untuk mundur di tengah
jalan.

Ada kalanya, semangat berkobar-kobar tapi kendala teknis berdatangan.

Pada saat-saat itu, saya sering menjangkau buku ini. Buku yang tak
pernah bosan saya baca. Terutama bagian-bagian jatuh bangunnya.

Ia pernah merasa ketakutan dan tidak siap, saya juga.

Ia pernah menunggu-nunggu kabar dan memperoleh pekerjaan yang tak
berkelanjutan padahal sangat diperlukan, saya juga.

Ia pernah dijanjikan keleluasaan berkreasi tetapi ternyata ide
dasarnya diambil untuk dikembangkan oleh si empunya dana, saya pun
demikian.

Ia pernah deg-degan dan grogi, merasa salah ambil jalur, begitu pula
saya.

Tentu saja saya tidak sehebat Sheldon, tidak sedahsyat pengalamannya
merambah wilayah penulisan yang berwarna-warni, tidak sekuat dirinya
dalam menghadapi suatu pukulan mental (ada dua kejadian dalam hidupnya
yang sama persis dengan pengalaman saya, tapi biarlah Allah saja yang
tahu:)..).

Buku ini membuat saya tersenyum lagi, memantapkan hati, mencintai apa
yang saya lakukan dan putuskan. Salah satu teman terbaik, selain
sahabat-sahabat 'sesungguhnya' yang selalu memberikan dorongan moril.


Blog EntryTergoda NectarJun 26, '08 8:09 AM
for everyone
(Lirik-lirik Nad, ehm..)

Ini salah satu dari sedikit kejadian jarang, saya memilih sebuah novel
berdasarkan sampulnya. Yang saya perhatikan bukan punggung mulus
perempuan ini, yang bertambah menarik disebabkan wajahnya tidak
diperlihatkan. Justru saya mengamati benda-benda di sekitarnya.
Makanan, dedaunan, yang bertebaran dengan apik hingga sampul belakang.

Saya memegang Nectar sejak dua hari yang lalu dan terus terpesona.
Belum bisa cerita banyak..tetapi kisahnya menyangkut semua yang ada di
sampul buku ini. Perhatikan baik-baik, dan ketahui lebih lanjut di
ulasannya nanti:)

Belum tamat membaca memang, tapi saya sungguh tidak menyesal membeli
novel ini.

sumber foto: amazon


Blog EntryTalisman Telah DatangJun 23, '08 2:28 AM
for everyone
"Punten," suara kurir JNE yang biasa datang terdengar di teras. Dari
kertas kado lucu yang mengemas paketnya, bisa ketahuan siapa
pengirimnya.

Jreng jreng..Talisman-nya Stephen King dan Peter Straub! Wow, masih
sangat bagus kondisinya dan bersampul plastik pula. Sempat buka-buka
dan baca satu halaman pertama, rasanya kayak mau lari..susah berhenti.
Tapi harus, karena nanti tulisan yang sedang saya garap terpengaruh
nuansanya..hehehe..

Tengkyu, bukumurmer.


Blog EntryBuku dan Mati LampuJun 11, '08 6:07 AM
for everyone

Kemarin sore pulang dari warnet kehujanan. Alhamdulillah nggak sampai masuk angin, cuman bersin-bersin. Niatnya abis Maghrib mulai kerja, eeh..PLN matiin listrik. Busyet deh, mana di luar gelap banget..masih hujan dan dingiiiinnnn...

Byar-petnya terjadi 4-5 kali sampe Mas Agus nyaris bete lantaran nunggu siaran bola. Alhasil, saya baru tidur menjelang jam 3 pagi. Kerja nggak bisa, malah baca novel untuk menunggu kantuk. Nggak berani deh maksain melek sampai terbit matahari, bisa juntay daku.

Pagi tiba, tugas rumahtangga sudah menanti. Melihat saya belum nyalain laptop, Mas Agus dengan sukacita mematikan listrik dan mengoprek lampu depan. Nggak tega melarang, wong lagi mood begitu.. ia sudah banyak memanjakan saya hari ini..ehm..

Biar nggak bengong, saya nempel-nempel kertas stiker untuk membedakan genre buku di rak. Supaya nggak susah kalo nyariin, sekalian ngerapiin ulang. Waks..banyak yang tumpang-tindih. Paling banyak fiksi terjemahan. Rame kertas stikernya, bahkan ada kategori karya teman-teman seperti Nad, Kang Iwok, Mbak Mei Rose, Mbak Ai, Nunik, Isman-Donna, Tria Barmawi.

Lumayan deh, udah tertata baik. Jika kakak-kakak dan para keponakan jadi datang akhir bulan ini, nggak akan blingsatan lagi ngambil buku. Bebas? Nggak dong. Saya yang ngambilin dari raknya:p


Blog EntryAku Bisa!!Jun 8, '08 11:55 PM
for everyone
Ternyata nggak sukar menginjak rem kuat-kuat pada waktu masuk toko buku, yang lagi sale sekalipun. Menggabungkan semua trik yang pernah dilakukan, mulai dari baca 'mantra', bawa catatan, uang terbatas, dan kebutuhan segambreng yang belum dipenuhi.

Kemarin mampir ke BBM Mizan di GM Merdeka, hm..yang menarik-menarik sudah saya miliki. Selebihnya ada sih yang 'mengundang', tapi utang bacaan di rumah masih banyak ah..jadi beli buku pesanan aja di Gunung Agung, termasuk buku perdana (solo) Non cantik ini:)

Sempat cek-cek stok buku sendiri, lalu menuju Togamas. Rada bete karena ngantuk dan kena AC, juga abis ngadepin CS suatu operator yang bikin pengen ngagaplok. Dapat juga apa yang dibutuhkan. Nyari-nyari buku kehamilan..duuuh, binun! Pada tebal dan mahal. Alhamdulillah nemu yang cocok buat Teteh. Tadi pagi paket meluncur ke Jakarta, kabarnya dia ambruk lagi..hiks..

Kembali bersemedi, ah.

Blog EntryBeres-beres Pagi ButaMay 18, '08 6:35 PM
for everyone
Saya terjaga jam tiga teng. Begitu saja, seolah ada alarm alami.
Sambil menunggu Subuh, untuk melawan dingin saya memutuskan untuk merapikan
buku-buku di rak. Sesekali berbunyi ketika menggeser deretan, semoga
saja Mas Agus tak terusik istirahatnya.

Tak bisa lagi diurutkan semua berdasarkan penulis/pengarang/editor.
Beberapa masih, tapi yang sangat tebal kadang dipencarkan di rak
berbeda. Demi ketahanan dan keselamatan. Saya masih menjunjung
petunjuk pemakaian dari Mas Agus, tebal-tebal di ujung dan
tipis-tipis di tengah. Kalo nekad dan ambrol, rasa bersalahnya bisa
nggak ilang berhari-hari.

Mas Agus sendiri telah menata koleksinya di rak terbawah. Buku
psikologi, statistik, hukum pemerintahan, heh..nampak It's Not What
You Say nyelonong dekat besi penahan yang ia gunakan. Mungkin Mas Agus
benar-benar tertarik membacanya sebab topiknya manajemen dan bisnis.
Sementara ini saya ambil dulu, toh dapat ditarik lagi jika kapan-kapan
diperlukan.

Novel dengan novel..terjemahan dengan terjemahan..misteri..novel
remaja..kumcer..komik..buku how to tulis-menulis..buku
sejarah..agama..how to lagi...terjemahan lagi..EYD selip di sini..buku
saya sendiri nangkring di sana..beberapa non fiksi dari satu penerbit
di situ. Fyuh, selesai tepat saat adzan berkumandang. Perasaan saya
jadi lebih baik:)




Blog EntryRak Baru KamiMay 17, '08 3:10 AM
for everyone
Dua alasan untuk menyiapkan rak lain adalah:
1 Rak buku di kamar depan sering rubuh
2. Rak buku di belakang nempel dinding kamar mandi di sebelahnya, jadi beueus (bahasa Sunda..lembab gitu deh)

Alhamdulillah minggu ini keinginan itu tercapai dengan mendaur ulang papan dan tripleks yang ada, termasuk beberapa bilah dari bawah kasur belakang yang kini sudah dipasangi ranjang. Mas Agus mencat dengan penuh semangat, menjemurnya di sela komentar para tetangga yang bilang, "Iya mendingan bikin, daripada noel bujur." Arti kata per katanya nyolek pantat, maksudnya sih ngerogoh saku alias beli.

Penataan ala saya dulu bubar sudah, karena kekuatan rak ini berlainan. Mas Agus wanti-wanti agar yang tebal di ujung kiri dan kanan. Dia waswas melihat saya masih mondar-mandir ke kamar depan mengisi rak ketiga. "Aku kebagian nggak ya.."
Tapi syukurlah, rak terbawah tersedia untuk berkas-berkas dan bukunya yang tebal semua itu. Sesuai keinginan beliau agar mudah menjangkau dan merapikannya.



Blog EntryBacaan Baru dari NunikMay 16, '08 2:39 AM
for everyone
Alhamdulillah, kegembiraan datang susul-menyusul. Siang ini saya
menerima kiriman dari Nunik, buku 40 Kisah Pengantar Anak Tidur
terbitan GIP. Makasih ya, Mama Rexy.

Karena untuk mengantar tidur, fotonya di atas bantal (seperti
biasa:p). Saya tergolong balita (bawah lima puluh tahun)
yang doyan baca sebelum tidur, hehehe..


Blog EntryFrom Nopi With LoveMay 16, '08 2:10 AM
for everyone
Kami baru saja selesai brunch ketika terdengar suara motor memasuki
halaman. "Kiriman, kali," kata saya pada Mas Agus, yang menyongsong
Pak Pos dengan handuk membelit kepala. Petugasnya tinggi besar, lain
dengan yang biasa datang kemari. Walah..ternyata bapak ini dari kantor
Pos Asia Afrika berhubung paketnya ekspres. Bukan dari Cileunyi yang
sudah saya hafal suaranya:)

Tak sabar membuka kemasannya, eng ing eng..La Tahzan dari Nopi:-).
Tepat sesuai kebutuhan saya. Sempat saya bacakan beberapa bait syair
di dalamnya dan Mas Agus berkomentar, "Terjemahannya bagus banget,
tuh."

Makasih ya, Nop..semoga Nopi selalu diberkahiNya dalam setiap tarikan
nafasmu. Amin.


Blog EntryMulai Baca dan Nulis LagiMay 12, '08 7:37 PM
for everyone
Saya memutuskan untuk menjemput pulang beberapa buku anak yang tadinya
hendak diwariskan kepada si Tengah dan si Bungsu. Mereka tak pernah
menyentuhnya lantaran, mungkin, sudah terlalu besar dan beralih minat.
Mengamati rak buku si Tengah yang nano-nano, saya tersenyum juga. Ada
Philophobia-nya Tessa Intanya, beberapa novel Sitta Karina, Zauri,
Upit Kejepit, buku nama bayi saya, Pacarku Tulalit, Dan Hujan Pun
Berhenti, Kambing Jantan, Fairish, Chicken Soup for the Teenagers
Soul, buku Dale Carnegie untuk remaja, Query Pita, Ayat-ayat Cinta,
berbaur dengan buku agama dan buku pendukung pelajaran yang bersampul warna-warni.

Sampai rumah, saya bernostalgia dengan Tamasya Panci Ajaib karangan
Edith Unnerstad. Lumayan, memanaskan otak yang sempat mogok diajak
baca kemarin-marin. Minggu malam saya bahkan menuntaskan baca
Interlude-Jeda. Sebuah pertanda baik.

Saat meneruskan tulisan fiksi yang baru 6 halaman, saya terpaku
sejenak. Ketahuanlah sebab kelambatan prosesnya. Saya asyik
mengutak-atik tema besar yang memang banyak cabang untuk dikembangkan.
Seperti biasa, tak ada ide untuk sub plot. Semua konflik mengacu ke
pokok masalah itu. Kali ini saya tak mau mempermasalahkannya. Ada
beberapa novel, yang penulisnya saya kagumi, tetap menarik meski fokus
dari awal sampai akhir. Tak menjemukan. Jadi pede aja, deh.

sumber foto: sxc.hu


Blog EntryLangsung dari PenulisnyaMay 8, '08 8:30 PM
for everyone
Sudah sepekan lalu saya menerima kabar bahwa sebuah paket buku
dititipkan melalui sebuah alamat. Karena masih berjibaku dengan PR ini
dan itu, baru sempat diambil kemarin. Aih senangnya, dua novel
retelling cerita rakyat klasik karya Femmy Syahrani. Genre yang sangat
saya sukai, apalagi dari Jawa Barat. Biar bersaing deh dengan
buku-buku Jawa Tengah (dan Timur) di rak buku (melirik Mas Agus:p).

Sangkuriang saya baca duluan, karena legendanya berkaitan dengan
gunung tempat kami bermukim ini. Tamat dalam satu jam!

Merci beaucoup, Fem. Tepat datangnya, saat saya lagi beteeeee pisan.



Blog EntryBacaan-bacaan TerakhirMay 6, '08 10:59 PM
for everyone
Terakhir di sini bukan dalam arti 'last', tapi 'recent'.

Buku anak yang terakhir dibaca:
Lokal: Aduh, Telingaku Sakit! (dr. Rani Maria)
Terjemahan: Anastasia Krupnik. Status: baca ulang

Novel yang terakhir dibaca:
Lokal: Salah Pilih (Nur Sutan Iskandar). Status: belum tamat.
Terjemahan: Prajurit-prajurit Salamina (Javier Cercas). Status: masih
bab 1.

Non fiksi yang terakhir dibaca:
Lokal: Interlude-Jeda (Syarifuddin Azhar dan KEF). Status:
lompat-lompat.
Terjemahan: Al Quran Bercerita Tentang Wanita (GIP). Status: belum
tamat.


sumber foto: sxc.hu


Blog EntryRekor Belanja Buku: Satu Buku, Satu MajalahMay 6, '08 8:24 AM
for everyone
Mas Agus: Mau jalan-jalan sore, sekalian belanja bulanan?

Saya: Boleh beli buku nggak? Satuuu aja.

Mas Agus: Iya, boleh. Annida doang, kan?

Saya: Yeee, Annida mah majalah.

Mas Agus: Tapi berbentuk buku. Iya..iya, deh. Satu.


Jadilah kami memasuki Tisera Jatos yang ACnya tumben dingiiin banget.
Saya mantapkan hati hanya membeli La Tahzan for Broken Hearted
Muslimah
, demi melihat karya Dedew dan Nopi. Naskah Dedew masuk dua
judul. Wow! Dapat kamus Undak-usuk Basa Sunda yang sudah lama diminta
kakak sepupu untuk dicarikan.

Annida nemu juga di dekat pintu keluar mal. Maksud hati ingin lihat
resensi Suster Nengok dan sejumlah bahasan menarik soal buku
terjemahan, ternyata komentar saya terpampang juga (narsis lagi
deh:p).

Saya menabahkan hati menyusuri lorong yang tak disangka..tempat Tisera
mengadakan diskon lagi. Aduh, sabar..sabar.. dan mulai 'merapal
mantra'. Ingat tumpukan buku yang belum dituntaskan bacanya di rumah?
Bukan. Ingat pekerjaan yang harus diselesaikan alih-alih membaca buku
seharian? Juga bukan.

Cicilan rumah..cicilan rumah..cicilan rumah.



Blog EntrySaat Saya Membaca FiksiMay 2, '08 4:56 AM
for everyone
Saya pernah mendapati entah di mana dan ucapan siapa, bahwa salah satu
ciri karya fiksi yang baik adalah membuat pembaca merasa terlibat di
dalamnya. Tepatnya, pembaca mengidentifikasi diri dengan suatu
karakter dalam cerita yang disimaknya.

Itulah yang terasa tatkala saya membaca fiksi lokal. Lindaniel adalah
novel remaja pertama yang menghanyutkan saya sampai akhir kisah,
karena saya merasa sebagai Linda yang meledak-ledak (walaupun di
bangku SMA, saya tidak seaktif Linda dalam organisasi). Saya adalah
Keisha dalam The Lunch Gossip, Thalia dalam Tarothalia, juga si
pelamun Kelana dalam novel Rumah Cinta Kelana. Beberapa aspek karakter
Jemi dalam novel Drop Out-nya Arry Risaf Arisandi bak cermin pribadi
saya yang pernah tersaruk-saruk menyelesaikan skripsi. Antareja
Antasena melemparkan emosi saya sepenuhnya pada kedua tokoh wayang ini
lantaran kematian mereka yang mengenaskan dan berkorban atas kehendak
para dewa.

Fiksi terjemahan lebih cenderung 'menjerat' saya dalam keberpihakan.
Saya berkhayal menjadi orangtua Anastasia Krupnik yang suka membaca
dan mencintai pekerjaan sekaligus mampu menempatkan diri sebagai teman
anak mereka. Kala memegang 'Misteri Burung Merah' (Sharon Creech),
saya merasakan kepedihan hati Zinnie yang juga anak kedua dalam
keluarga. Saya merasa terwakili oleh karakter Jo dalam Little Women,
terutama segi kepenulisannya. Saya menangis bersama Ashley Patterson
kala mengemukakan bahwa dirinya dirundung pelecehan oleh ayah
kandungnya (Ceritakan Mimpi-mimpimu karangan Sidney Sheldon),
terseret dalam kegeraman Andrea Sachs kendati tak pernah punya bos
sebengis Miranda (Devil Wears Prada), terlena dalam perjalanan serba
rahasia Petter (Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng). Samurai
lebih sukses lagi mempermainkan perasaan sebab saya menangis untuk
Makoto dan Yorimasa sekaligus.

Intinya, penulis yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada karakter
dalam ceritanya patut diacungi jempol.

Paragraf awal jurnal ini dapat dimodifikasi menjadi resep membaca
fiksi: melarut dalam cerita bersama salah satu karakternya, sehingga
aktivitas membaca lebih 'hidup'.

sumber foto: sxc.hu


Pages:12345678
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help