Rini's posts with tag: bukuku

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag bukuku
Blog EntryKabar dari TasikmalayaJul 17, '08 12:34 AM
for everyone
Baru sempat posting sekarang. Dua-tiga hari ke belakang, Kang Iwok
bercerita bahwa ia sedang berada di Gramedia Tasik dan melihat buku
Trik Nyaman Berponsel Ria di rak hobi.

Senangnya, buku saya bisa 'jalan-jalan' sejauh itu. Hatur nuhun, Kang
Iwok.


LinkUlasan Mbak Leila Tentang Happy-Go-LuckyJul 16, '08 10:43 PM
for everyone
Link: http://niwanda.multiply.com/journal/item/304/Bacaan_Juni_2008

..dan beberapa bacaan lainnya. Matur nuwun, Mbak Lei:)

Blog EntryNama-nama Islami di Gramedia Merdeka BandungJun 20, '08 8:51 AM
for everyone
Beberapa hari yang lalu, Mas Agus singgah di GM Merdeka. Katanya,
buku nama bayi saya ada di rak bersama buku sejenis. Cukup strategis
karena seingat saya, dekat jendela kaca dan paling pinggir. Dekat rak
psikologi.

Alhamdulillah, setelah hampir dua tahun terbit, masuk ke sana juga.
Semoga makin menjangkau pembaca sebab peminat buku di Bandung
rata-rata ingetnya Gramedia duluan dan yang utama di Merdeka ini.




Blog EntryHappy-Go-Lucky di Tisera Jatinangor Town SquareJun 20, '08 8:50 AM
for everyone
Iseng-iseng ke Jatos sepulang dari warnet, tak disangka nemu
Happy-Go-Lucky bertengger di rak Cerita Remaja toko buku Tisera.
Hore! Stok arsip saya tidak bolong lagi.

Mudah-mudahan tersedia juga di Tisera cabang yang lain.


Blog EntryMembaca Laporan Penjualan Buku..May 22, '08 11:16 PM
for everyone
...selalu menarik, terutama setelah menerbitkan buku lebih dari satu
dan penerbitnya berbeda. Oh, buku X bisa terjual sekian eks dalam
tempo satu setengah tahun. Masih mendingan daripada buku Y yang
cetakan pertamanya belum habis setelah hampir tiga tahun.
Tentu banyak faktor berperan, di antaranya distribusi.

Saya ingin berterima kasih kepada pembaca, karena cetakan pertama
buku Tips Nyaman Berponsel Ria telah terjual setengahnya
dalam periode empat bulan ini. Sungguh tak disangka. Alhamdulillah.

sumber foto: sxc.hu


Blog EntryBuku-bukuku di BBC Online StoreMay 11, '08 9:42 PM
for everyone
Salah satu distributor buku yang besar di Bandung, Bandung Book Centre sekrang punya situs sendiri untuk melayani transaksi online. Saya sudah intip, ada buku Tips Nyaman Berponsel-ria diskon 30% dan terjemahan saya, Asyiknya Menulis Cerita diskon 20%. Asyik, kan?

Blog EntryBuku Tips Ponselku di Togamas BandungMay 1, '08 6:54 AM
for everyone
Gembira tak terkira memperoleh informasi ini dari seorang sahabat.
Hatur nuhun, Dick. Inilah pertama kalinya buku karya saya menghuni rak
Togamas, salah satu toko favorit saya.

Ketika ditanya sebelah mana, Dicky menjawab, "Rak A...di tengah." Dasar
pustakawan!:p

Kabar baik ini juga untuk Anda, karena di Togamas diskonnya 15
persen:)



Blog EntryPemburu Diskon Beraksi Lagi!Apr 17, '08 8:34 PM
for everyone
Bagi saya, diskon buku jauh lebih menggiurkan dibandingkan diskon
pakaian. Yah, satu peringkat di atas diskon peralatan rumahtangga:)
Alhamdulillah, Mas Agus ekstra berbaik hati (karena ia harus memerangi
AC di berbagai gedung, sedangkan badannya capek banget dan banyak yang
harus dikerjakan) menemani saya tur toko buku. Jalan-jalan yang saya
idamkan dan membuat saya bertahan dalam kerepotan perhelatan nikah
tempo hari.

Tujuan pertama, BBC Suci. Tampilan luarnya saja sudah mempesona,
dibandingkan yang di Jatos. Biasa deh, yang dilakukan aktivitas narsis
dulu. Senyum-senyum melihat buku nama bayi saya di rak buku Agama,
buku Asyiknya Menulis di etalase depan,
juga beberapa buku terbitan grup Mirqat dan Virgin Mary di rak bestseller.
Sale Mizan-nya sudah habis di sini, tapi Elexmedia masih. Saya sambar
dua buku anak dan VCD Postman Pat. Tidak lupa misi utama, memenuhi
pesanan untuk para keponakan kecil. Yang kedua, cari bahan bakar untuk
tulisan-tulisan selanjutnya alias buku referensi. Di sini saya ambil
nomik terbitan Read! lantaran arsip pribadi nihil. Mas Agus sendiri
membeli buku rujukan untuk pekerjaannya dan Nagara Kretagama. Lumayan,
diskon 20 persen.

Menyenangkan deh belanja di situ. Pramuniaganya tidak keberatan
melayani pertanyaan bolak-balik kendati mereka sedang sibuk menata
rak. Bahkan petugas di bagian sampul mengizinkan seorang ibu membuka
majalah yang plastiknya flap. Oh ya, di sini buku-buku disampul gratis
bila masih berharga 15 ribu setelah diskon. Kasirnya juga ramah
banget.

Tujuan berikut sebenarnya cari charger Mas Agus di BEC. Tapi sengaja
minta parkir di Gramedia. Tulisan sale 80% langsung menyergap mata.
Ikutan deh di antrian diskonan, novel-novel horor terjemahan Elex
memenuhi tangan. Sekitar tujuh buku, 43 ribu saja:)

Ingat arsip saya yang masih kosong, nyebranglah ke Gunung Agung BIP.
Alhamdulillah, Rahasia Sukses Bekerja Tanpa Kantor masih ada. Ambil
satu. Juga Lelaki yang Menangis pesanan teman. Mas Agus membeli
majalah Basis. Di lantai dasar, Mas
Agus membisikkan, "Buku sepuluh ribuan.." Saya tarik tangannya sebelum
kalimat selesai. Mizan sale di sini! Ambil novel Bang Jonru, buku anak
terbitan Read!, Anastasia Krupnik pertama pengganti milik saya yang
hilang, lalu Makan Tuh Cinta di dekat kasir. Syukurlah, udah gempor
nyari ini buku di mana-mana.

Sudah cukup? Belum. Saya pinjam Chicken Soup for the Working Woman
Soul milik kakak sepupu. Memang saya yang belikan, tapi sopannya
nunggu dia selesai baca dong:) Lalu buku Kisah dari Hadits terbitan
Malaysia dari rak anak-anak.


Puas. Senang. Arsip yang bolong tinggal satu, Happy-Go-Lucky! Nggak
bisa ngabur ke Gramedia terdekat di PVJ, karena para keponakan
mengelilingi saya terus. Lain kali, deh.



Blog EntryBuku-bukuku di BBC SurapatiApr 14, '08 7:19 AM
for everyone
Beberapa hari yang lalu, saya mendapat kabar dari seorang sahabat
bahwa ia mengunjungi BBC Surapati dekat Itenas. Saya sendiri belum
pernah bertandang ke sana meski sering lewat. Menurut Dicky,
koleksinya cukup lengkap dan diskonnya lumayan. Dua puluh persen.

Buku nama-nama bayi saya tersedia di sana. Dicky membeli Lelaki yang
Menangis. Komentarnya setelah membaca, "Aku terbawa emosi."

Terima kasih, Dicky, atas informasi dan kesediaan mengapresiasi
bukuku. Jadi pengen ke BBC deh..


Blog EntryDua Naskah Sekaligus LolosMar 31, '08 11:32 PM
for everyone
Pagi ini dapat SMS dari editor Akar Media, dua naskah yang saya geber dan email kepada beliau minggu lalu sudah oke! Horeeee..horeee..alhamdulillah 

Keduanya non fiksi. Yang satu untuk remaja, satu lagi umum. Tentang apa? Nggak jauh-jauh deh dari keseharian saya.


Dapat dua kabar dari dua kawan. Tips Nyaman Berponsel Ria tersedia di
Gramedia Pajajaran, Bogor. Sedangkan Nama-nama Islami ditemukan di
Gramedia Balikpapan.

Alhamdulillah, semoga makin dipermudah. Terima kasih Dedew dan Mas
Sismanto.


LinkLYM dapat diperoleh di tokonabil.comMar 23, '08 6:27 AM
for everyone
Link: http://www.tokonabil.com/index.php?c=0&p=30

Bisa pesan via SMS atau telepon. Klik link di atas untuk informasi lebih lanjut.

Blog EntryProses Kelahiran Buku Tips Nyaman Berponsel RiaMar 20, '08 3:58 AM
for everyone
Seorang gadis remaja yang sedang mengendarai motor tertabrak sebuah mobil. Disinyalir pengemudi mobil tersebut tengah membaca SMS dan tidak melihat adanya si gadis di depan.
Korban kecelakaan tersebut adalah keponakan saya.

Banyak peristiwa mengenaskan terjadi sehubungan dengan penggunaan ponsel yang tidak pada tempatnya. Salah satunya, yang pernah saya saksikan, adalah penjambretan ponsel tatkala si empunya berhaha-hihi sambil teleponan di pinggir jalan. Itulah sekelumit sisi 'seram' dalam dunia selular yang mengasyikkan, saat saya sedang getol-getolnya mengikuti tren (dengan penyesuaian kantong yang rada-rada maksa). Ponsel 'canggih' saya terakhir, Siemens M55 sampai teler karena saya jadikan barang percobaan. Tes kecepatan GPRS, ulik-ulik ringtone, dan entah berapa kali ganti casing.

Tahun 2005 adalah puncak 'kegilaan' tersebut. Nongkrong di warnet subuh dan tengah malam, aktif di forumponsel, berbalas posting di milis ponsel, belum lagi dana mengalir untuk sejumlah bacaan yang relevan. Puas memang berbagi ilmu, bahkan jadi rujukan harga pasar setiap kali saudara dan keponakan hendak membeli ponsel baru. Pernah juga jadi tukang reparasi amatiran, mulai dari ngeset koneksi GPRS sampai mencarikan PUK operator tertentu.

Hobi yang lumayan bikin kantong bolong (meski cukup bermanfaat) itu disalurkan dalam sebuah naskah. Jalannya terjal dan berliku. Ditolak sebuah penerbit, kemudian saya ajukan ke penerbit lain dan tiada kabar selama 9 bulan. Setelah berhasil mengontak pihak redaksinya untuk menarik naskah itu, ia meminta dikirim ulang dan membacanya dalam 5 hari. Hasilnya menggembirakan, tetapi memang belum jodoh rupanya..banyak kendala, termasuk kesulitan finansial, yang menyebabkan naskah ini mengendap selama setahun lebih.

Dengan komunikasi intensif, editornya berbaik hati menyerahkan kembali sang naskah tanpa menuntut penggantian apa pun meski sudah disetting dan dibuatkan cover. Apa yang terjadi benar-benar di luar kekuasaan kami semua. Saya baru saja berbincang-bincang dengan manajer redaksi Akar Media dan beliau berkenan meninjau naskah tersebut. Tanpa menunggu lagi, saya kirimkan langsung ke emailnya. Revisi telah dilakukan pada beberapa bagian agar tetap up to date, misalnya membahas CDMA dan Ring Back Tone. Juga sedikit menyenggol 3G. Yang penting, suguhan buku ini diperuntukkan semua kalangan. Tidak teknis, malah sangat umum. Saya menyisipkan masalah privacy dalam penggunaan ponsel, hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi, dan persoalan yang kerap dikeluhkan seperti layanan pascabayar, etika ponsel dalam berbisnis, borosnya pulsa karena SMS dan membawa ponsel ke tempat service.

Hanya dalam hitungan hari, Akar Media menyatakan acc. Ketika saya menanyakan, naskah sedang disetting. Saya berlega hati karena judulnya yang dulu standar banget telah diubah sesuai harapan. Singkatnya waktu menyebabkan profil tak sempat direvisi, begitu pula ucapan terima kasih dan contoh-contoh ponsel yang disebut dalam beberapa kasus. Namun seperti kata Mas Agus, "Biarin aja ponselnya jadul, kan di sub judulnya nggak bikin kantong kempes."






Blog EntryCetakan ke-8Mar 19, '08 3:57 AM
for everyone
Ketika menggarap naskah ini, tak pernah terbersit
keinginan untuk menjadi penulis bestseller. Yang penting menghasilkan
sebuah karya dari hati, yang mudah-mudahan bermanfaat dan berkah.

Tatkala mengetahui bahwa Nama-nama Islami Pilihan memasuki cetakan
kedelapan, yang dapat saya lakukan hanya bersyukur. Syukur tak
terhingga dan tak terungkap dengan kata-kata terindah sekalipun.
Terima kasih banyak-banyak kepada semua personil Mirqat, para pembaca,
peresensi, jaringan toko buku dan teman-teman yang mendukung selama
ini.


Blog EntryCover Buku TerbarukuMar 19, '08 3:56 AM
for everyone
Siang ini pak pos mengetuk pintu. Kiriman yang kemarin dijanjikan
Akar Media melalui telepon sampai dengan selamat. Terima kasih, Pak Pos.

Inilah dia sampul buku non fiksi terbaru saya, Tips Nyaman
Berponsel-ria
. Sepertinya tahun ini identik dengan merah (ingat
buku-buku terjemahan kemarin).

Di sini nama saya dieja Rini Nurul Badariyah. Sub judulnya, Panduan
Praktis Menggunakan Handphone Secara Asyik Tapi Nggak Bikin Kantong
Kempes!


Proses kreatif penulisannya akan diceritakan segera.


Blog EntrySetelah Dua Tahun MenantiMar 8, '08 6:30 PM
for everyone
Sebelum mengirimkan cover Buntu Menulis yang kini masih dalam proses
cetak, editor saya di Akar Media telah memberitahukan bahwa buku tip
ponsel ini akan lahir lebih dulu. Kemungkinan besar dengan
pertimbangan tren praktis di dalamnya jangan sampai aus, meskipun
tidak berdasarkan teknologi tertentu dan sangat umum. Kemarin beliau
SMS saya bahwa buku tersebut telah terbit. Senangnya..

Subuh ini, saya iseng-iseng browsing nama sendiri di web toko Gunung
Agung. Ternyata buku solo kelima saya ini sudah ada di sana:-)
Berhubung jatah cetaknya belum sampai, saya baru melihat cover di web
ini
juga (dan tak bisa dicopy gambarnya, tapi tak apalah). Akan saya
upload belakangan, segera setelah bukunya diterima.

Alhamdulillah, setelah dua tahun naskah ini mendapat jodohnya jua. Apa
saja isinya? Tip-tip ringan seputar mengelola banyak nomor, berhemat
pulsa, pemakaian ponsel untuk ibu rumahtangga (terutama yang sudah
mendekati usia setengah abad), yang harus dilakukan jika ponsel
hilang, dan lain-lain.

Terima kasih kepada Andhika, Dedew, dan Mbak Ifah yang bersedia
menggoreskan testimoninya ketika naskah ini masih hangat di harddisk
saya walaupun akhirnya Tips Nyaman Berponsel Ria terbit tanpa
endorsement.


Blog EntryStok BukuJan 25, '08 3:02 AM
for everyone
Kemarin sempat ngobrol ringan dengan seorang sahabat penulis. Takjub
juga mengetahui ia menyimpan stok buku karyanya masing-masing lima
eksemplar. Saya sendiri tidak serajin itu, malah ada beberapa buku
hasil nulis dan nerjemahin yang tidak punya arsipnya. Bukan karena
tidak diberi penerbit, namun kalah oleh sesuatu yang bernama 'tidak
tega'. Tak tega menolak permintaan, lebih-lebih yang minta sodara dan
datang jauh-jauh alias jarang ketemuan. Meskipun pemberian itu masih
dengan syarat: orangnya benar-benar suka membaca dan buku tersebut ada
manfaatnya buat dia.

Perasaan menyesal pasti ada. Tidak semua buku saya mudah didapati di
toko. Kalaupun ada, pas nemu nggak punya duit. Meski uangnya ada,
masih ngiler sama buku lain (maksudnya buku karangan orang lain).
Payah memang. Saya tidak sendiri. Seorang penulis senior mengutarakan
hal serupa.

Itulah sebabnya, saya meneguhkan hati sejak merapikan rak-rak buku di
rumah. Bila saudara bertandang dan tergiur pada salah satu (atau salah
dua) buku yang bertengger di sana, saya akan bilang dengan tegas agar
mereka mencatat sebagai pesanan saja. Lebih baik saya kirimin daripada
mencabut buku dari posisinya.


Blog Entry'Bayi' Pertamaku di Tahun 2008Jan 23, '08 8:32 PM
for everyone
Beberapa hari yang lalu dikirimi cover buku ini oleh editor Akar Media
yang baik hati dan sangat penyabar:)
Hiburan di saat-saat pemulihan kondisi tubuh. Setelah hampir setahun
menanti naskah ini digodok.

Kepastian terbitnya menyusul, yang pasti: segera.
Mohon doanya, dan semoga buku ini bermanfaat.


Blog EntrySeputar Karya-karyakuJan 10, '08 7:38 AM
for everyone
Memenuhi janji pada Mbak Roostinah, saya akan memaparkan sepercik
kesan mengenai masing-masing karya. Beberapa sudah diceritakan di
jurnal terpisah, jadi saya akan menuturkan selebihnya saja.

Kumpulan Cerpen Lebaran dan Tahun Baru Valens. Tujuh cerpen saya
terpilih dalam buku ini. Saat itu saya diminta menulis sebanyak
mungkin dan membawa belasan ke kantor redaksi. Keputusan diambil oleh
dua orang yang berwenang dan membaca bergantian. Mengesankan karena
saya masih menggunakan disket untuk menyimpan file naskahnya. Dan yang
saya ingat, sekretaris redaksi menyukai cerpen berjudul Sandal Sinta
yang diilhami pengalaman pribadi saya semasa kecil.

Jatuh Bangun Cintaku. Seperti halnya The Real Dezperate Housewives,
saya hampir lupa telah mengirimkan esai ketika Mbak Asma
mengumumkannya di milis. Penantian sekitar enam bulan tidak terasa
karena tahun itu saya sedang asyik ngomik. Esai Idola Bergitar adalah
pengalaman yang menggelikan sekaligus penuh pelajaran. Entah apa
komentar teman-teman SMP jika membacanya, hahaha..

Kumpulan Cerpen Tiga Belas. Ini pengalaman menyunting pertama dan
langsung ketemu fiksi. Kumpulan cerpen, pula. Penerbit Malka baru akan
meluncurkannya. Saat-saat menyunting lebih merupakan kegiatan membaca
karena kedua penulis sudah matang dalam berbahasa dan berolah ide.

Kisah Kehidupan. Pengalaman menyunting buku terbitan Avatar Press ini tak terlupakan.
Pemilik gagasan
memberi pengarahan untuk menguntai kisah-kisah nyata dalam urutan
peristiwa: esai pertama mengenai kelahiran dan penutup tentang
kematian. Termasuk di dalamnya esai saya, Sabar yang Romantis. Tulisan
tersebut menceritakan hari-hari permulaan mengayuh bahtera rumahtangga
bersama Mas Agus. Dengan sedikit daur ulang, esai yang pernah gugur
di proyek berbeda ini lolos seleksi.

Lelaki yang Menangis. Kendati idenya sudah lama menghuni benak saya,
pengejawantahannya memakan waktu karena saya tidak ingin melahirkan
naskah yang bombastis dan sensasional. Pilihan jatuh pada penerbit
Akar Media, lini populer Mirqat. Keseluruhan naskah yang melalui
linangan airmata dalam penggarapannya ini memuaskan sebab bersih dari
sentuhan korektor. LYM adalah sebentuk teguran bagi diri sendiri,
bahwa seorang istri, anak, orangtua, tante, atau apa pun posisinya
harus berhati-hati dalam bertindak dan memperlakukan anggota keluarga.

Nama-nama Islami Pilihan Untuk Si Buah Hati. Terbitnya sang ilham
sungguh merupakan rahmat, dan akan sangat dimudahkan bila Sang Maha
Pintar telah berkehendak. Buku ini merupakan hasil pengendapan dan
renungan panjang, riset sejumlah besar bacaan termasuk referensi
online, yang alhamdulillah...berkembang terus hingga sekarang. Tahukah
Anda kapan idenya menampakkan diri? Saat saya membaca suatu edisi
Matabaca yang mengupas kesuksesan Imelda Akmal, sang penulis seri
arsitektur!

Rahasia Sukses Bekerja Tanpa Kantor. Judul aslinya Bekerja Tanpa
Kantor. Naskah yang diselesaikan dalam tempo sebulan ini menghadiahkan
pembelajaran bahwa saya harus lebih teliti dan cermat menyunting isi
sebelum proses penerbitan terjadi. Buku tersebut debut saya, sebuah
kenangan berarti dalam jalur kepenulisan sekaligus kemantapan saya
menjadi seorang freelancer.

Spirituality in Work. Undangan menjadi kontributor datang ketika saya
sedang lahap-lahapnya menulis non fiksi, khususnya esai dan bertema
dunia kerja. Berbagai pengalaman ngantor sampai menjadi penerjemah
lepas saya tuangkan dalam empat artikel, yang lolos dalam kumpulan
cerita terbitan Pustaka Inti tersebut.

Nello. Sebuah kerja penulisan ulang (istilah Read! adalah menggubah)
yang cukup 'menyesakkan'. Pasalnya, saya tak henti-henti menangis
membaca kisahnya. Saat mengetik sub plot kematian Kakek Nello, saya
berjuang menahan airmata karena dalam ruangan yang sama ada keponakan
dan ibu saya.

The Lost Princess of Oz. Lebih dikenal dengan judul Wizard of Oz.
Pertama kali mendengarnya semasa SMA, kala menggemari Radio Oz.
Kemudian sepenggal frasa yang tertera di sebuah halaman buku Menjadi
Penerbit. Ceritanya sangat imajinatif namun logis, sehingga saya
terdorong menjadikannya subjek dalam esai Apresiasi Dongeng komunitas
Apresiasi Sastra.

Kumpulan cerpen Sahabat. Menulis kumpulan cerpen adalah impian
semenjak dulu kala, akan tetapi kesempatan baru mampir tahun kemarin
kendati tidak diterbitkan untuk umum. Saya sangat bersyukur karena
cerpen-cerpen lama dalam arsip serta beberapa yang kalah lomba dapat
disertakan di buku ini. Pemilihan nama pena Rinurbad pun atas
keputusan penerbit.



Blog EntryBahu-Membahu Menulis Cerita AnakJan 7, '08 8:37 PM
for everyone
Membujuk Mas Agus menulis memerlukan bertahun-tahun. Pada masa awal
menjadi karyawan, ia masih sempat menenteng majalah Horison ke kantor
dan disapa teman kampus kami, "Belum kehilangan jiwa sastra, ya?"
Seiring dengan waktu, terlebih setelah menanggalkan predikat orang
kantoran, porsi agendanya untuk membaca kian tersita.

Tentu saja Mas Agus masih membaca. Surat kabar, bahan riset naskahnya
di Internet, buku-buku politik, psikologi, manajemen, sampai hasil
terjemahan saya yang terkadang ia sunting. Ketika menyampul buku-buku
saya, ia sempat mengintip beberapa halaman di antaranya dan memberikan
komentar. Ia nyaris melupakan cita-citanya menulis untuk anak-anak
ketika tawaran datang tahun kemarin.

Saya berjanji tidak mengolok-oloknya, tidak menertawakannya, tidak
meledek gaya bahasanya dan menyebutnya 'Arab banget' seperti kala
berbantahan menyunting naskah terjemahan. Semangatnya terlihat saat ia
menyempatkan mampir ke warnet sepulang bertemu klien dan mengumpulkan
referensi. Saya membiarkan ia menulis perlahan-lahan, mengembangkan
apa yang dibacanya dan memadukannya dengan apa yang dipelajarinya dari
guru mengaji sewaktu masih di kampung halaman.

Kemudian tibalah saatnya menyunting. Saya melakukannya setelah ia
berangkat, agar tak tergoda berceloteh macam-macam yang berpotensi
membuatnya mogok nulis lagi. Untuk mengubah beberapa paragraf, saya
berkonsultasi dengan seorang penulis cerita anak dari Tasik..hehehe,
nuhun, Kang. Semua perbaikan ini saya sampaikan kepada Mas Agus
berikut alasannya. Dan jadilah buku Kisah Berhikmah ini.

Saya, yang terbiasa melangkah sendiri (meski kadang-kadang merepotkan
dia juga untuk meriksa ini dan itu), belajar lebih banyak lagi untuk
empati. Tidak ada istilah superior, tidak ada yang lebih senior.
Sekarang kami sama-sama membayangkan senyum di wajah Bapak jika
melihat nama kami terpampang di sampul buku yang, sayangnya, tidak
beredar untuk umum ini. Semoga ada kesempatan berduet lagi lain kali.


Pages:123456
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help