Rini's posts with tag: komputer

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag komputer
Blog EntryKatempuhanJul 10, '08 1:40 AM
for everyone
Dalam bahasa Indonesia, artinya ketiban pulung.

Bila penyedia jasa service (komputer atau ponsel khususnya) dianggap
sengaja mencicil perbaikan agar dipanggil lagi, itu salah besar. Tidak
jarang trouble yang terjadi sebenarnya dapat ditangani sendiri alias
sudah diketahui penyebabnya.

Tiga hari yang lalu, saya dihubungi klien masalah komputernya yang
mendadak ngaco. Terakhir saya cek, memang lambatnya super parah. Waktu
itu masih bisa bergurau, "Pentium 3-nya udah rontok kali, tinggal
Pentium 0,5." Jawabannya klise, virus yang ngendon lama dan perlu
ditumpas segera.

Klien mengadu bahwa ada seseorang di lingkungan dekatnya main tancap
Harddisk eksternal yang memang sudah error dan naga-naganya menularkan
virus ganas. Kasihan, sih, namun saya gregetan juga. Setelah
menghitung sampai dua puluh agar intonasi tidak membuat urat leher
menyobek kerongkongan, saya menegaskan untuk kesekian kalinya bahwa
komputer ber-network harus selalu diproteksi anti virus.
Masing-masing, dan tak ada alasan untuk males update.

Ngubek-ubek Google sampai kepala nyaris botak, nggak ada tuh jalan
keluar untuk jenis sindromnya. Mau tidak mau harus diformat.

Kalau setelah ini masih ogah ngurus antivirus, entah deh..


Blog EntryIngin Bersih-bersihJun 30, '08 8:25 AM
for everyone
..bukan rumah, sih. Sudah rapi jali karena ada yang lebih rajin:p
Bukan pula beresin rak buku, karena belakangan saya lagi males baca
maka semua masih pada tempatnya.

Pengennya bersih-bersih PC, tapi Mas Agus selalu di sana pada
saat-saat yang bersamaan. Daripada merusak konsentrasi kerjanya, saya
mundur dulu. Meski begitu banyak file tak berguna yang ingin saya
buang dan hanya memadati harddisknya.

Bersih-bersih email, baru separuh jalan. Sebagian milis saya set
nomail, bahkan unsubscribe. Banyak yang crossposting. Jadi demi
penghematan waktu dan biaya, diseleksi yang benar-benar dibaca saja.

Bersih-bersih MP, ini agak sulit. Lebih repot daripada delete SMS yang
tinggal pencet - Cleanup Messages.
Jumlah entry membuat saya dua kali dicurigai robot oleh admin.
Wajar saja, numpuk sih. Hari Minggu sudah
di-sweeping beberapa, terutama yang basi-basi. Info tahun lalu, atau
bahkan posting yang sudah kadaluarsa namun masih dipertanyakan. Itu
prioritas untuk 'disikat'.

Revisi tulisan baru 4 halaman, nyetrika dulu ah..



LinkFree Download AVG 8.0Jun 21, '08 11:40 PM
for everyone
Link: http://fs3.filehippo.com/7749/655f3c80dbaa4751a2b0f9a8a6f1577e/avg_fre...

Perbaharuilah AVG 7.5 Anda, karena updatenya tidak akan tersedia lagi tanggal 25 Juni ini. FYI ukuran file 45 MB

Blog EntryPikun Abiiiis!!Jun 21, '08 11:39 PM
for everyone

Jantung mau copot sewaktu melihat isi sebuah folder. Apakah saya tak sengaja mendelete sebuah sub folder draft yang sangat penting? Gimana nggak penting, naskahnya sedang dalam perjalanan dan dibaca editor. Gawatt..

Syukurlah isi Flashdisk saya menyerupai harddisk cadangan. Saking ramenya, petugas warnet bingung ketika saya mintai tolong ngecek sebuah file yang sudah dicopy dari salah satu komputer. Itupun sudah saya buang sebagian..hehehe..

Begitu copy folder yang raib tadi, baru sadar..lho? Sebenarnya tidak hilang, tapi ganti nama dan icon. Untuk file yang belum jelas nasibnya, saya menggunakan icon berbentuk tanda tanya. Hwaduhhhh..ampun.


Blog EntryAntara Saya, Mas Agus dan GameJun 19, '08 8:30 PM
for everyone
Kemampuan saya bermain game sama payahnya dengan berolahraga. Si
Tengah sempat cekikikan melihat saya sempoyongan naik sepeda di teras
rumahnya (yang saya lakukan hanya untuk menyenangkan dia saat sedang
rewel).

Sewaktu berbagi komputer dengan Mas Agus, terkadang saya
menginstallkan game yang kira-kira dia sukai. Sebalnya, itu membuat
keponakan yang masih kecil-kecil pada nemplok dan ribut minta Road
Rash saat kami ingin kerja atau istirahat. Padahal ada komputer
sendiri di ruangan lain, heuh..

Saya nggak anti game, tapi emang nggak suka-suka amat. Dynabook masih
P3 dengan memory minim, jadi Bookworm dan Hangaroo tak sanggup
ditampilkan di dalamnya. Kadang-kadang saja (dan ini jarang sekali),
saya buang kesal dengan main game Flash suntik shinchan di PC. Saat
Mas Agus sedang 'belajar' (gitu istilahnya untuk membaca buku-buku
rujukan kerja) atau asyik bertukang sehingga tidak ingin main Zuma.

Dalam jagad per-game-an, dia memang lebih piawai. Hangaroo tak
disentuhnya (emang sebel sih sama kanguru tak sopan itu:p). Namun ia
sering mengalahkan saya main Bookworm dengan sistem perhitungan skor
dan melesat ke level yang bikin saya pengen loncat dari lantai dua
puluh tiga. Main game di HP juga begitu. Kegemaran yang menular pada
seorang keponakan kami untuk membuang stres sepulang kerja. Keponakan
ini bisa nyuekin semua telepon dan SMS kalau sedang tersedot dalam
hobinya, bahkan dia mengajarkan hal itu pada orangtuanya di rumah.
Saat Axis mempromosikan layanan internet gratis
beberapa waktu lalu, dia membeli simcard khusus untuk foya-foya
mendownload game di ponselnya.

Bicara soal game, saya ingat sesuatu yang agak menyedihkan. Keponakan
dari Jawa pernah main-main dengan musik dan aplikasi game di PC Mas
Agus. Begitu buka Spongebob Collapse yang saya tunjukkan, dia kontan
berseru, "Waah, warnanya sama semua."
Hiks..saya lupa bahwa dia buta warna.

sumber foto: sxc.hu





Blog EntryJalan Lain ke MultiplyJun 18, '08 6:33 PM
for everyone
Seorang saudara mengontak, katanya tidak bisa mengakses multiply
'terlalu jauh'. Ia bisa login, bisa lihat update reply, tapi anehnya setiap
kali mengklik halaman (misalnya blog) yang dikomentari tadi selalu
error. Padahal tadinya selamat-selamat saja, sewaktu pertama kali
connect.
Untuk telepon CSR, dia males nerangin kasus panjang lebar. Saya juga:p
(kalau mau menduga bahwa pihak provider memblokir MP, tapi masa'
diblokir sebagian aja. Kontennya nggak ada yang 'bahaya' pula).
Begitu diperhatikan, memang ganjil buanget. Lihat PM bisa, cek
invitation juga bisa, tapi buka halaman depan blognya saja tidak. Dan
ini berlaku untuk MP-MP para kontaknya.

Daripada pusing, saya teringat sebuah informasi mengenai mobile
multiply yang pernah dibaca sekilas sekitar tahun lalu. Alhamdulillah,
komputer saudara saya ini diinstall browser Opera selain Firefox.
Masukkan http://multiply.com/m ke web address, tembus deh.

Memang agak repot, karena langsung memunculkan halaman update dari
para kontak. Settingnya tak bisa diubah jadi Mine seperti MP regular
view. Tak apalah. Saudara saya berpikir, itung-itung hemat koneksi.
Nggak liat gambar, nggak liat warna-warni tak masalah. Langsung
bookmark URL di atas.

Yang direply baru juga tak kelihatan. Solusinya, saya sarankan saudara
itu membuka secara regular dulu di Firefox (atau salah satu tab
Operanya). Kemudian buka daftar konten (misalnya blog) melalui MP
Mobile di tab lain, dan klik yang sudah dikomentari tadi. Bila nun
jauh di sana (posting lama), apa boleh buat mesti ngubek
berhalaman-halaman..karena sampai kini saya belum menemukan jalan
pintas untuk itu. Yang reguler buka di warnet saja kapan-kapan.

Kekurangan lain, posting content di browser dengan mode mobile ini
hanya untuk blog. Tanpa menu macam-macam seperti bentuk font, insert
picture, dan tag. Saudara saya memandang praktisnya sih, toh selama
ini ia lebih banyak posting via email. "Biar nggak lupa waktu ngempi,"
katanya.

Kapan-kapan saya ingin tanyakan masalah ini ke MP admin. Tapi bukan
sekarang. Kepala lagi puyeng abis..:(


Blog EntryHari Pertama NgewarnetMay 15, '08 5:40 AM
for everyone
Kemarin masih 'ngewarnet' informal alias nebeng akses di rumah sepupu. Penuh dengan 'risiko', di ruang kerja dia karena sering dilewatin orang. Anak-anak kalo pulang juga langsung masuk ke situ menuju lorong ruang tengah.
Mau pindah ke kamar tengah? Busyet deh, jejak browsing anak-anak yang terdiri dari game, musik de el el segambreng. Takut keclose jadinya. Ditambah lagi mouse wireless, gapteknya dirikuw.. Di kamar si Sulung? Ribut oleh ABG-ABG yang main PS dengan segala kehebohannya. Halah..
Puas sih, dari beberapa jam itu sudah bisa cek email, chat dengan beberapa sahabat, bantu kakak sepupu ngoprek setting internet PDA-nya yang tak mau konek juga karena salah setting gateway, kemudian makan whities (brownies putih) nyaris setengah piring dan menemani si Tengah nonton film jadul John Travolta di HBO. Seru deh, bisa 'meracuni' dia untuk ikutan ngefans cowok ini..hahahaha..
Abis Maghrib, nyempetin nongkrong berdua di Ujungberung. Aih, serasa makan malam di..manaaa gitu (kayak sering dinner aje). Sampai rumah jam 20.00, nyungsep di kasur!! Walhasil, bangun subuh dengan segar dan penuh stamina untuk menyelesaikan semua kerjaan rumahtangga. Di antaranya nyuci baju sebelum berubah jadi setrikaan tujuh bakul (pinjem istilah Mbak Poppy). Penuh tantangan karena dalam prosesnya 'bertemu' dua ekor cacing yang lumayan panjangnya., kemudian masakan saya agak gosong..sementara Mas Agus berkutat dengan rak buku buatannya sendiri di teras, yang dikomentari para tetangga 'mirip lemari'.
Sore ini, turun gunung lagi deh. Menikmati warnet baru di Jalan Percobaan Cileunyi. Rada lambat memang, tapi mantap deh suasananya...hening banget! Ruang duduknya bak lobi kantoran. Dan di daftar yang tertempel di sebelah monitor, tertera sejumlah larangan di antaranya Dilarang Mengganggu User Lain.
Asyik juga, online sambil mendengarkan suara bus AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) yang lalu-lalang. Ide pun tumbuh subur di kepala. Tralala..


Blog EntryKala Multiply LumpuhApr 10, '08 11:38 PM
for everyone
Alhamdulillah, blokir sudah dilepas. Ada hikmahnya memang, selama MP hanya dapat diterobos lewat jalan belakang dan tak bisa posting apa pun..saya bisa istirahat.

Pasca perhelatan nikah kakak hari minggu lalu, rasanya capeknya tak hilang-hilang. Semua kegiatan (baca: kerjaan) dibekukan sementara. 

 Sempat sih kirim satu naskah ke penerbit, ngacir ke warnet di sela kesibukan tugas panitia. Bikin satu esai, tapi malas nenteng flashdisk karena pernah kesetrum. Banyak alesan ya..

Blog EntrySebuah Spam di FolderkuMar 12, '08 7:41 PM
for everyone
Pagi ini, mumpung koneksi lancar, saya bersih-bersih account email
melalui web. Ingin cek folder Trash-nya karena saking rapatnya
sang filter, terkadang email dari teman yang isinya bukan spam pun
digolongkan Junk dan langsung masuk kotak.

Di baris pertama yang tampil, sebuah email membuat saya ngakak. Nama
pengirimnya tak dikenal. Subject berbunyi: ARE YOU DEAD OR ALIVE?
(pakai huruf kapital, kayaknya isinya juga begitu). Kalo nggak sayang
waktu dan pulsa, ingin rasanya menjawab: I'M HALF-DEAD AND GONNA
HAUNT YOU. WATCH YOUR BACK.

sumber foto: sxc.hu


Blog EntryCtrl+H dan Auto CorrectFeb 27, '08 9:42 PM
for everyone
Word, sebagai salah satu aplikasi yang paling sering kami gunakan,
memiliki wilayah menu lumayan banyak. Salah dua di antaranya adalah
perintah Replace All (Ctrl+H) dan Auto Correct.

Kami sama-sama pernah dipusingkan oleh ulah seseorang yang mencoba
potong kompas dengan main Replace All. Kebayang jika dia mengganti
semua 'maka' dengan 'jadi' begitu saja, padahal dalam naskah tersebut
ada pula 'maka' yang tidak berdiri sendiri. Misalnya 'makan' menjadi
'jadin' dan 'memakan' jadi 'mejadin'. Menggunakan Ctrl+H harus sangat
hati-hati. Lebih baik si 'maka' itu di Find Next satu per satu
kemudian di'Replace' bila kata yang bersangkutan memang perlu diubah.
Repot sih jelas, tapi daripada bikin kekacauan. Saya merasakan manfaat
kerepotan ini tatkala terdapat kesalahan ketik, contohnya beberapa
kata 'maka' saya tik 'mka'. Nggak mungkin di-replace all, jika ada
kata 'Perumka' misalnya. Bisa-bisa ikut berubah.

Auto Correct sangat membantu ketika saya harus mengetik suatu kata
berkali-kali, biasanya peristilahan yang ejaannya lumayan sulit
semisal 'resilience' dalam naskah terjemahan psikologi atau nama
tempat dan nama tokoh yang panjang. Ribetnya kala menghadapi nama yang
rada-rada mirip, contohnya Nyonya Robin disingkat 'nyr'. Ternyata ada
'Nyonya Rino'. Bila 'Nyonya Rino' tidak disingkat 'nyrn', 'Nyonya
Robin' yang diubah singkatannya menjadi 'nyrb'. Seringkali singkatan
yang melebihi tiga huruf sukar diingat, jadi bolak-balik buka catatan.

Naskah selesai, pekerjaan sudah berganti, terkadang masalah masih
muncul gara-gara si Auto Correct ini karena saya jarang ingat
(tepatnya: males) menghapus semua singkatan yang digunakan dalam
pekerjaan terdahulu. Tetapi yang masih bikin jengkel sampai sekarang,
dan ini bukan perbuatan saya, ialah kata 'cuma'. Kenapa sih selalu
jadi 'Cuma' secara otomatis?

foto: sxc.hu



Blog EntryJatuh Cintaku Pada KomputerFeb 27, '08 9:41 PM
for everyone
Mulanya sewaktu saya masih SMA. Nggak inget sama sekali tipe dan merk
komputer pertama itu, yang jelas kami menyebutnya si jangkrik. Repot
makenya. Masih pake DOS, nyalain dengan disket segede alaihim.

Ketika komputer yang lebih baik datang, adik saya tergila-gila ke
pameran. Bawa brosur inilah, nanya program itulah. Saya sempat masuk
rumah sakit karena keasyikan ngoprek software gambar (baru bisa Paint)
dan WordArt, ditambah Mp3-an sampai malam untuk menemani ngerjain
tugas. Yang paling konyol, urusan dengan printer dot matrix. Saya
pernah ngirim naskah ke majalah pake continuous form dan fontnya
segede semut:p Pernah bolak-balik ke service lantaran nyangka ada
kerusakan, padahal hanya karena font yang dipilih bukan True Type!
Nggak terhitung oleh-oleh virus yang diperoleh dari disket.

Saya mulai ketularan otak-atik software setelah bisa nginstall
sendiri. Itupun sudah komputer yang kesekian. Pernah dijual ke
pedagang, nggak tahunya sama sekali nggak nyala waktu dites:p Ditawar
deh, meskipun harganya masih masuk akal. Bahkan relatif tinggi untuk
komputer jadul kalo dilego sekarang.

Paling semanget nungguin antaran perangkat komputer yang dipilih
bareg di pameran. Makanya kecewa banget pas melek sampe jam sepuluh
malem, nggak tahunya pihak toko bilang bahwa mereka balik lagi karena
di jalan menuju rumah terhalang hajatan besar. Jalur ditutup.

Saat berlangganan ISP dial-up pertama kalinya 8 tahun lalu, adik saya
masih getol setup semuanya sendiri. Karena penasaran, dia ulangi
langkah-langkahnya sementara saya udah nyerah dan tidur. Setelah itu,
saya ngebalap dia dalam hobi satu ini. Dimulai dengan email, chatting
MIRC, dan update antivirus. Pernah mengganggu seorang sahabat untuk
mendetect modem yang mendadak trouble melalui telepon..ke HPnya.

Urusan komputer, saya paling males baca buku. Pernah kursus beberapa
aplikasi dasar untuk ngisi waktu dan hasilnya nihil..selain
dikomentarin guru, "Kamu ngetiknya kayak setan." Saya lebih suka
praktek dan kalau bingung, tanya teman atau baca manual book.
Kadang-kadang tanya di milis atau googling mencari pemecahan suatu
kasus.

Sekitar tahun 2002, saya baru berani format harddisk sendiri. Sukses,
dengan kecerobohan fatal..semua data penting milik Mas Agus raib.
Lucunya, setup Windows malah baru berani tahun-tahun kemarin.
Pasalnya, komputer yang disetup saat itu milik sodara. Makan waktunya
lumayan, namun kami sama-sama belajar dan mengerti bahwa selama proses
nggak boleh asal enter atau pilih 'Yes'.

Kesengsem komputer dan Internet bikin saya melirik hobi yang terkait:
ngoprek ponsel. Pernah kemakan trend (meski tak pernah sampai beli PDA
yang jutaan, pokoknya angka satu juta aja udah bikin melotot deh)
hingga tahun 2005. Ikutin berita dari milis, forum dan tabloid. Sempat
dijadikan rujukan harga oleh sodara-sodara yang mau beli
ponsel. Nyobain GPRS, nyicipin koneksi gratis sebuah operator dan
menjelajahi menu beberapa merk.

Komputer juga mewarnai hubungan saya dengan Mas Agus. Dia cenderung
menaruh minat pada hardware, sedangkan saya di software. Dia terbiasa
dengan keyboard untuk bekerja, sementara saya kelimpungan kalo nggak
ketemu mouse.

Sekarang sih udah keteteran dalam soal komputer dan ponsel. Meski
kadang-kadang masih diskusi dengan para keponakan, mereka jauh lebih
jago masalah bluetooth, irda, dan aneka pernak-pernik lain. Saya nggak
pernah nyolok ponsel ke komputer dan menikmati kedamaian 'one by one'
dengan Mas Agus di rumah (maksudnya dia di PC, saya di laptop).
Biarlah saya jadi orang jadul yang parno, yang penting sesuai dengan
kebutuhan dan keselamatan..kantong:p

sumber foto: sxc.hu





Blog EntryDaftar IsiFeb 27, '08 9:41 PM
for everyone
Elemen nulis buku yang agak bikin saya males adalah daftar isi. Saya
pernah menyiasati dengan membagi bab-bab dalam file terpisah, tapi
tetap saja repot. Bila satu bab halamannya nambah, apalagi di
awal..kena semuanya deh. Jadi bikin daftar isi akhirnya saya lakukan
setelah seluruh naskah digabung.

Pakai perintah Ctrl+G kadang-kadang jlimet, maka saya buat dulu daftar
isi di file baru supaya mudah dicocokkan. Seringkali saya catat
halaman judul bab di buku notes. Tapi tetap harus diperiksa lagi,
terutama untuk bagian-bagian yang berdekatan jaraknya (hanya satu
halaman) seperti Daftar Isi itu sendiri, Kata Pengantar, dan Profil
Penulis.

foto: sxc.hu


Blog EntrySelesai SudahJan 4, '08 6:00 AM
for everyone
Ada bagusnya majang DeskClock di LCD. Biarpun bentuknya rada aneh,
dan suara dentangnya tiap satu jam bikin bulu roma merinding (kalo
denger tengah malam), lumayan membantu sebagai reminder. Oh, udah jam
satu..wah, udah jam dua nih..dan..jrengng..pukul empat sore ini,
terjemahan saya beres!! Lengkap dengan cek konsistensi, indeks (yang
alhamdulillah tidak sepanjang ketiga buku sebelumnya) dan cover
belakang.

Abis itu, langsung laper. Isi perut, dan menghabiskan jus jambu di
botol. Lengkapi progress report, kemudian leha-leha deh..mikirin
tulisan dan buku yang akan dibaca:)


Blog EntryMengajar dan Sukaria BukuJan 1, '08 7:48 PM
for everyone
Seraya memperlihatkan Koontz-nya, Gemuruh memeluk dan mencium kening
saya. "Bacanya lumayan susah, tapi aku akan coba," katanya manis.
Si Tengah dengan gembira mendekap terus bantal lebah pinknya sambil
membuka-buka cerita berima Mbak Arleen yang saya berikan untuk dibaca
sewaktu-waktu. PRnya selalu banyak, maka saya pilih bacaan ringan
saja. Ia tak pernah pilih-pilih buku, meski sudah hampir SMA,
bacaan anak pun disantapnya dengan senang.
"Zauri-nya bagus banget, Te," ia bercerita mengenai novel fantasi Dian
K yang saya pinjamkan. "Aku kirain itu buku terjemahan, lho."

Si Bungsu juga bersukacita menerima Ulysses dan mengagumi
gambar-gambar di dalamnya. Kemudian mereka menarik tangan saya ke
kamar bermain dan memperlihatkan komputer baru di sana. Saya menepati
janji untuk mengajari si Tengah chatting dengan YM. Ia di kamar
bermain, saya di ruang kerja ibunya. Walaupun agak sulit karena saya
pakai meebo (belum install YM), tapi si Tengah puas dengan apa yang
saya terangkan. Di sela-sela itu, saya sempat menengok pesan
Friendster dari kawan baik di SMP dulu dan disapa oleh teman sekelas
zaman SMA.

Mengajari mereka bikin account MP membuat saya teringat masa-masa
mengajar dulu. Meskipun kompak, si Tengah dan Bungsu masih suka saling
ledek. Susah payah saya mengajari si Bungsu mengeluarkan idenya
sendiri, tidak tergantung orang lain. Misalnya saat membuat site title
dan memilih theme.

Sesuai dugaan saya, mereka heboh dan antusias ketika berurusan dengan
theme. Saya harus menunjukkan langkah-langkah tersebut dengan mengubah
theme MP ini, oleh sebab itulah skinnya berubah lagi. Lagian mumpung
koneksinya ngebut dan semua pernik muncul dengan baik.

Saya mulai cerewet karena gemas melihat si Bungsu ngetik dengan huruf
kecil terus. Ibunya berseloroh, "Anak sekarang tuh males karena biasa
di Word ada fitur otomatis untuk bikin caps di awal kalimat." Betul
juga. Kelucuan terjadi saat saya berkata, "Centangnya.." Rupanya dia
bingung apa itu centang, dan lebih familiar dengan 'checklist'. "Ya
kalo gitu uncheck deh," kata saya. "Ya, aku uncentang," ujar si
Bungsu.
Kami ketawa sampai mules. Sembarangan banget sih anak ini kalo
nyamber!



Blog EntryVGA-ku yang MalangDec 30, '07 8:14 PM
for everyone
Alkisah, tiga harian yang lalu..mendadak tampilan gambar di browser
saya rusak semua. Pecah-pecah. Kirain ada yang salah dengan MP saya,
ternyata MP lain juga begitu. Kemudian situs lain. Cek juga di viewer
seperti ACDSee, Paint, dan Explorer. Malahan oke. Desktop baik-baik
saja. Berarti bukan VGA yang mabok.

Tetap saja dugaan itu timbul, ketika diskusi dengan teman-teman yang
paham IT dan menguasai pergambaran (Photoshop dan kroni-kroninya).
Satu kejelasan, nggak ada virus yang menyebabkan hal seperti ini.
Googling pun tidak nemu. Cek-cek lagi..dibantu Mas Ferry, periksa
DirectX VGA dan liat kondisinya di Device Manager. Semua dalam keadaan
sehat. No problem found, hasil tesnya.

Sebenernya nggak apa-apa sih, toh orang lain (dan mungkin juga PC
saya) menampilkan MP saya dalam keadaan normal. Sedikit menghibur
diri, browsing jadi nyeni. Ada teksturnya..atau kayak sensor di TV
kalo ada tersangka digiring ke kantor polisi. Tapi sedihnya, nggak
bisa copy-copy gambar lagi kalo butuh sebab semua gambar yang diambil
dari web begitu dibuka di ACDSee kebawa pecah juga:((

Yakin banget sih ini bukan VGA (sok tahu:p). Di MP Mas Ferry ini
misalnya, header Marlon Brando tetap kinclong namun headshotnya jadi
kayak lukisan aliran apa tuh ya..yang cat air doang. Headshot saya
juga keliatan hitam putih aja. Menurut hasil tes kemarin sore, nggak
perlu install ulang driver VGA. Lha wong kalo harus juga repot.
Ngubek-ngubek situs Toshiba, nggak ada koq.

Nasib..nasib..nunggu tanggapan dari milis it-center aja deh. Kali ada
jalan keluar yang tepat. Asal bukan desakan untuk ganti laptop,
emangnya punya puun duit?:p Barang tua ini belum setahun umurnya (dari
pemilik lama, maksudnya) dan dibeli dengan lintang pukang. Rizki yang
diperoleh dari kelahiran ribuan bayi di Indonesia.


Blog EntryKena VirusDec 26, '07 3:30 AM
for everyone
Saya sudah curiga sebab sejak ganti harddisk, laptop jadi lelet.
Prasangka awal: nggak kuat ngangkat 80 GB. Tapi buktinya booting dan
turning off lebih cepat. Nyaris tanpa suara, lagi..kayak mesin motor
anyar.

Setelah sering gagal update anti virus (karena nggak sabar dengan
koneksi dial-up wifone), saya bulatkan tekad kemarin. Pokoknya harus.
Sempet kaget waktu server drop pas masuk 17 persen. Liat baud rate,
48. Begitu diklik lagi, resume deh. Alhamdulillah.

Detik-detik akhirlah yang paling memakan kesabaran. AVG punya tabiat
mengupdate beberapa file dalam sistemnya setelah tercapai seratus
persen. Tapi seratus persennya kok jalan terus ya? Panik saya. Mana
udah tiga jam lagi..! Udah tanggung, sayang jika dicancel. Mungkin aja
meteran speednya salah. Kalau ternyata pulsa yang baru saya isikan
habis, saya ikhlas. Asal updatenya sempurna.

Syukurlah, mendadak monitor terasa berat. Kayak mau hang. Itulah
ciri-ciri update hampir rampung. Kemudian terlihat kotak dialog yang
sangat saya kenal. Leganya..terima kasih kepada sahabat dan
kawan-kawan yang 'menemani' sambil menenangkan saya di YM semalam.
Mana sendirian di rumah, Mas Agus lagi ke kenduri tetangga, hujan
pula..angin kencang banget.

Pagi ini, saya biarkan laptop discan seraya nonton di PC. Bener
aja..tertangkaplah sejumlah virus Trojan dari installer beberapa
software yang dicopykan teknisi. Dasar kuda Troya, bikin ulah terus.
Emangnya laptop saya ini Helena? Diclean nggak bisa, maka
didelete-lah. Demi keselamatan, semua diuninstall dan ganti program
baru. Maklumlah..software hasil 'ulekan' (istilah sebuah milis IT
untuk crack).

Bersih dan jernih kembali, horeee!


Blog EntryLaptopku Sehat KembaliDec 14, '07 1:54 AM
for everyone
Setelah pontang-panting nyari hard disk selama seminggu lebih, semalam
teknisi kami datang sambil hujan-hujanan. Nggak makan waktu lama, saya
asyik install ini-itu dan ngeset Internet supaya nggak mengganggu Mas
Agus lagi kalo mau online.

Seneng banget karena sang teknisi mengcopy-kan sejumlah kamus yang
cukup menunjang pekerjaan. Begitu dia datang, sakit kepala yang
nyerang saya sesiangan berangsur-angsur hilang. Mas Agus sampai
meledek, "Waduh, obatnya mahal banget ya." Saya hanya tersipu, sambil
manut ketika ia mengingatkan bahwa jam menunjukkan pukul sepuluh.


Blog EntryEncore, J'Ai Réussi!Dec 5, '07 7:47 PM
for everyone

Tanggal tiga Desember, suhu badan saya naik turun. Karena tidak mau
ambil risiko, saya kontak klien dan mengabarkan bahwa kemungkinan
hasil terjemahan pertama terlambat setor. Tahu sih konsekuensinya.
Tanggapan positif penuh perhatian mereka sangat menenangkan.

Malam harinya, teknisi teman kami datang juga. Rupanya selama ini ia
sukar dihubungi karena berada di luar kota dan istrinya sedang hamil
tua. Syukur alhamdulillah, laptop saya bisa dipake lagi. Sementara bad
sectornya ditutup. Install ulang Windows dan Office. Lainnya nggak
perlu-perlu amat, lah. Winamp aja nggak ada. Mas Agus memutuskan untuk
'mentraktir' saya hard disk baru. Di samping sayang istri (narsis
ye;p), ia sendiri harus bertempur sehari semalam dengan PC esok
harinya. Akan lebih baik jika kami punya perangkat kerja
sendiri-sendiri.

Esok paginya, kami menclok di depan meja masing-masing. Tetangga yang
mampir kaget karena melihat ruang tamu dan tengah kami menyerupai
kantor, belum lagi acak-acakannya. Saya konsentrasi penuh dalam satu
kondisi 'memaksa': nggak online, nggak ngemail, nggak chatting, nggak
ngempi. Bukan karena habis pulsa, tapi pekerjaan Mas Agus sama sekali
nggak bisa disela. Lagi main Zuma pun ia berpikir keras. Sewaktu
listrik padam sebentar, dia nggak beranjak dari kursinya.

Alhamdulillah, selepas Maghrib saya sudah mulai ngedit dan memeriksa
indeks. Sebenarnya udah masuk itungan tanggal 5 sih, tapi menurut
waktu Indonesia kan belum. Jadi tenggat itu terkejar..horeee!!!
Resepnya sederhana aja. Menerapkan teknik zigzag. Saya menerjemahkan
5 dari 10 halaman terakhir, kemudian balik lagi ke berkas kedua yang
sempat mandeg dan kini kelihatan kinclong. Ampuh untuk melancarkan
kerja. Ditambah terobatinya kangen saya pada sentuhan keyboard laptop
yang empuk dan nyaris tak bersuara.

Setelah makan malam, saya cicil terjemahan buku selanjutnya.
Sepertinya teknik lompat-lompat itu bisa digunakan lagi. Yo-yo!



Blog EntryBeres-beres FileNov 29, '07 8:37 PM
for everyone
Kalau 'angin surga' lagi dateng, saya baru beresin file di komputer.
Paling inget sih mendelete program yang jarang dipake dan malah
berat-beratin karena ukurannya. Tapi arsip di direktori dokumen nyaris
nggak terurus.

Pagi ini saya teliti satu demi satu. Satu folder kerjaan yang tidak
jelas juntrungannya dipindahkan ke folder berjenis sama, biar
terlupakan dan nggak bikin kesel kalo liat namanya sekalipun.
Pengennya dihide, tapi nanti malah lupa mau delete. Folder-folder
bertanda silang --alias kemungkinan besar tidak berlanjut-- dilempar
ke Recycle Bin.

Giliran berikutnya, email. Saya sudah set Empty trash on Exit supaya
tidak menggunung. Tapi folder Sent Mail penuh sesak. Dipilah-pilah
deh, yang penting disave ke hard disk atau dicopy ke folder yang mudah dijangkau.
Hihi, ada email menanggapi janji sebuah penerbit untuk mengirimkan
buku-buku guna diresensi dan sampai hari ini nggak nongol juga.
Email-email singkat ucapan terima kasih sekaligus konfirmasi kepada
penulis yang mengirimkan revisi naskah untuk saya sunting. Buang,
buang, buang.

Saya juga paling males delete SMS, sampai-sampai loading ponsel lelet
berat. Okelah, Clean up messages..Outbox..Inbox. Walah! Ada sms berisi
alamat email penting yang kedelete. Inget sih id-nya, tapi domainnya
ragu-ragu. Di buku catatan ada kali..mudah-mudahan.


Pages:123
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help