Rini's posts with tag: novel

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag novel
Blog EntryNaked Face dan Berita KriminalJul 17, '08 8:17 AM
for everyone
Saya tak ingat lagi kapan terakhir kali menonton siaran berita
kriminal. Karena memang kurang suka nonton TV, berita yang disantap
amat terseleksi. Tayangan kriminal termasuk yang dihindari karena
bikin paranoid, baik berada di rumah maupun bepergian (jadi mau ke
mana, dong?:p).

Untuk membunuh kejenuhan di sela mendampingi keponakan bikin skripsi
(baca: biar dia nggak ngegame melulu), saya membaca The Naked Face.
Nyambung juga, karena ada psikoanalisisnya..hehehe, maksa. TV cukup
sering menyala, sehingga tidak jarang pindah saluran ke berita yang
isinya lagi-lagi kriminal.

Entah ada hubungannya atau tidak, selagi membaca novel ini, saya
relatif 'terbiasa' menyimak berita tindak kejahatan. Pembunuhan
seorang wanita muda di kamar kos, misalnya, yang beruntun dengan
tewasnya seorang lelaki tanpa identitas akibat jeratan di leher.
Keduanya diberitakan beruntun sehingga saya berpikir, "Wah, ini bisa
jadi novel thriller yang seru."

Sinkron atau tidak, keseringan nonton TV tidak sehat. Mesti dihentikan
segera. Kebanyakan perbuatan yang percuma, contohnya waktu nonton
pledoi Arthalyta malah terdorong mengomentari make-up tebalnya. Duh,
buang-buang listrik aja.


LinkUlasan Mbak Leila Tentang Happy-Go-LuckyJul 16, '08 10:43 PM
for everyone
Link: http://niwanda.multiply.com/journal/item/304/Bacaan_Juni_2008

..dan beberapa bacaan lainnya. Matur nuwun, Mbak Lei:)

Blog EntryBelanja Buku di Reading LightsJul 10, '08 10:36 PM
for everyone
Kemarin, Mas Agus nganter keponakan ke toko buku impor second ini.
Sudah dua kali dia ke sana. Sayangnya, kali ini tak ada Stephen King
selain Needful Things. Yang banyak, John Grisham dan Danielle Steel.
Ada buku-buku 10 ribuan juga, hmm..menarik untuk ditelusuri.

Saya dibelikan dua, The Clocks-nya Agatha Christie dan The Naked
Face-nya Sidney Sheldon. Pengennya sih And Then There Were None, apalagi
setelah ngobrol-ngobrol dengan Rani yang udah baca versi
terjemahannya. Saya bermaksud melengkapi koleksi Sheldon, berhubung
dulu baca terjemahan TNF dan buru-buru banget.  Lima belas ribu saja masing-masing. Kalo harus beli
terjemahannya, dompet bisa nangis.

Keponakan memilih Moll Flanders karya Daniel Defoe dan Tale of Two
Cities karangan Charles Dickens versi Penerbit Djambatan. Antik,
keluaran tahun 59 dan masih ada harga lama: 44 perak. Boro-boro tahu
atau beli, waktu itu Mama saya baru umur 1 tahun:-)

Dia intipkan deretan yang 10 ribuan, nggak ada yang terkenal katanya.
Susah juga minta dipilihkan, sebab selera kami berbeda. Ia hanya
bilang buku anak-anaknya 30 ribu ke atas. Tapi ada buku bahasa
Prancis!
Ow, il faut venir encore. Biar puas liat sendiri:-)


Blog EntryBuku Baru, Hangat-hangat SegarJul 8, '08 2:33 AM
for everyone
Baru kemarin ngobrol sama Kang Iwok tentang buku-buku diskonan di BBC
Suci. Murah sih, tapi saya sedang kurang minat pada teenlit. "Kalau
buku anak, hajar bleh," ucapan saya ditanggapi ngakak di YM oleh
beliau.

Memang sih, kemarin bilang saya akan dikirimi novel anyar ini. Tapi
tak sangka, siang ini kurir JNE sudah mengetuk pintu (langkahnya kayak
kucing, hehehe..) dan ..jreng jreng..Misteri Hilangnya Novelis
Terkenal telah tiba untuk saya. Sayang nggak ada tandatangan Ichen:p

Ada bonusnya, lho! Kirain surat (ngapain juga Kang Iwok
nyurat-nyurat), ternyata..karcis bis yang dinaikinya ke Jakarta tempo
hari! Hahaha..kenangan yang cukup unik

Syik asyik, bacaan baru lagi. Makasih, Kang Iwok dan Ichen.

sumber foto: blognya Ichen


Blog EntryMalam Pemburuan, Novel Remaja Islami EditankuJul 5, '08 8:19 AM
for everyone
..sudah terbit. Alhamdulillah, hari ini kiriman jatah penyunting dari
Pustaka Insan Madani sudah saya terima.
Novel ini dihiasi ilustrasi hitam-putih di setiap babnya. Berikut
sinopsis kaver belakang:

Sejak kecil, Handoyo harus mengenyam kepahitan hidup. Ibunya
meninggal, ayahnya larut dalam duka berkepanjangan, sehingga ia harus
putus sekolah dan menjadi orangtua untuk adik-adiknya yang masih
membutuhkan kasih sayang. Penderitaan masih mengoyaknya kala sang ayah
menikah lagi dan membuang mereka bertiga ke dalam hutan.

Kehadiran seorang lelaki budiman yang berteman dengan harimau membalut
luka batin Handoyo, Sekar dan Ningsih. Tetapi kebahagiaan mereka
berakhir karena orang tua angkatnya itu menghembuskan nafas di tangan
para pemburu yang ingin merusak hutan. Sanggupkah Handoyo meraih
kembali masa depannya sekaligus memperjuangkan kelestarian alam dari
orang-orang serakah?

Malam Pemburuan ditulis oleh Varuni Dian W., salah satu juara lomba
menulis cerita Departemen Agama.
Kisah di balik dapur penyuntingan menyusul.


Blog EntryKutipan Novel: NectarJun 28, '08 8:01 AM
for everyone
'Better the devil you know, my friends, than the devil you don't..'

(halaman 259)

Mau tahu cerita selengkapnya? Lihat di sini



Blog EntryTergoda NectarJun 26, '08 8:09 AM
for everyone
(Lirik-lirik Nad, ehm..)

Ini salah satu dari sedikit kejadian jarang, saya memilih sebuah novel
berdasarkan sampulnya. Yang saya perhatikan bukan punggung mulus
perempuan ini, yang bertambah menarik disebabkan wajahnya tidak
diperlihatkan. Justru saya mengamati benda-benda di sekitarnya.
Makanan, dedaunan, yang bertebaran dengan apik hingga sampul belakang.

Saya memegang Nectar sejak dua hari yang lalu dan terus terpesona.
Belum bisa cerita banyak..tetapi kisahnya menyangkut semua yang ada di
sampul buku ini. Perhatikan baik-baik, dan ketahui lebih lanjut di
ulasannya nanti:)

Belum tamat membaca memang, tapi saya sungguh tidak menyesal membeli
novel ini.

sumber foto: amazon


Blog EntryTalisman Telah DatangJun 23, '08 2:28 AM
for everyone
"Punten," suara kurir JNE yang biasa datang terdengar di teras. Dari
kertas kado lucu yang mengemas paketnya, bisa ketahuan siapa
pengirimnya.

Jreng jreng..Talisman-nya Stephen King dan Peter Straub! Wow, masih
sangat bagus kondisinya dan bersampul plastik pula. Sempat buka-buka
dan baca satu halaman pertama, rasanya kayak mau lari..susah berhenti.
Tapi harus, karena nanti tulisan yang sedang saya garap terpengaruh
nuansanya..hehehe..

Tengkyu, bukumurmer.


Blog EntryHappy-Go-Lucky di Tisera Jatinangor Town SquareJun 20, '08 8:50 AM
for everyone
Iseng-iseng ke Jatos sepulang dari warnet, tak disangka nemu
Happy-Go-Lucky bertengger di rak Cerita Remaja toko buku Tisera.
Hore! Stok arsip saya tidak bolong lagi.

Mudah-mudahan tersedia juga di Tisera cabang yang lain.


Blog EntryKutipan Novel Remaja: Let's PartyMay 18, '08 6:34 PM
for everyone

"Lo kok nggak banyak berubah sih, Dil?"

"Maksud lo?" Astaga, dialog norak ala sinetronku keluar lagi!
Mestinya, aku bilang begini: nggak banyak berubah gimana? Tapi, sudah
terlanjur, eh, telanjur.

"Ya..lo masih kurus aja, dan penampilan lo masih cupu gitu."

Aku masih tidak percaya dengan yang barusan kudengar. Halo?! Sopan
dikit dong! Siapa lo? Lama nggak ketemu, sekalinya ketemu bikin orang
naik darah dan pengin ngasah golok. Lo oke? Jangan-jangan dia juga
berpikir, semua orang harus pakai behel biar dianggap modis. Urghhh!

(halaman 18-19)


Blog EntryLangsung dari PenulisnyaMay 8, '08 8:30 PM
for everyone
Sudah sepekan lalu saya menerima kabar bahwa sebuah paket buku
dititipkan melalui sebuah alamat. Karena masih berjibaku dengan PR ini
dan itu, baru sempat diambil kemarin. Aih senangnya, dua novel
retelling cerita rakyat klasik karya Femmy Syahrani. Genre yang sangat
saya sukai, apalagi dari Jawa Barat. Biar bersaing deh dengan
buku-buku Jawa Tengah (dan Timur) di rak buku (melirik Mas Agus:p).

Sangkuriang saya baca duluan, karena legendanya berkaitan dengan
gunung tempat kami bermukim ini. Tamat dalam satu jam!

Merci beaucoup, Fem. Tepat datangnya, saat saya lagi beteeeee pisan.



Blog EntryLomba Resensi Novel Asma NadiaApr 16, '08 4:18 AM
for everyone
nyomot dari info di MP Dedew

Gramedia Pustaka Utama mengucapkan
selamat kepada Asma Nadia atas
terpilihnya Istana Kedua sebagai
pemenang Islamic Book Fair Award 2008

kategori buku fiksi.

Dan sebagai wujud apresiasi kami,
Gramedia Pustaka Utama bekerja sama
dengan Forum Lingkar Pena mengadakan
lomba resensi novel Istana Kedua.

Persyaratan dan ketentuan lomba sebagai
berikut.

Syarat umum:
* Lomba terbuka untuk warga negara
Indonesia.

* Resensi berupa karya asli, bukan
terjemahan atau saduran.

* Resensi yang ditampilkan di surat
kabar atau majalah diutamakan namun
tidak menutup kemungknan untuk resensi
di media lainnya (blog / Website) di
Indonesia.

* Peserta boleh mengirim lebih dari satu
resensi.

* Lomba ini tidak berlaku bagi karyawan
PT Gramedia Pustaka Utama dan
keluarganya.

Syarat khusus:
* Kirimkan bukti pemuatan resensi (boleh
berupa fotokopinya)

* Sertakan biodata peresensi plus foto,
serta fotokopi tanda pengenal peresensi
(KTP/Kartu Pelajar) ke:

PANITIA LOMBA RESENSI NOVEL ISTANA KEDUA

Redaksi Fiksi PT Gramedia Pustaka Utama
Gedung Gramedia Lt. 3
Jl. Palmerah Barat 33-37
Jakarta 10270

cantumkan "LOMBA RESENSI NOVEL ISTANA
KEDUA"di pojok kiri atas amplop.

* Bukti resensi
selambat-lambatnya 30 September 2008
(cap pos)

Hadiah:

Juara 1: Rp 1.000.000,- + paket buku
senilai Rp 500.000,-
Juara 2: Rp. 500.000,- + paket buku
senilai Rp 400.000,-
Juara 3: Rp 300.000,- + paket buku
senilai Rp. 300.000,-
7 pemenang hiburan mendapatkan paket
buku @ Rp.100.000,-

Pemenang akan diumumkan pada bulan
Desember 2008 di website Forum Lingkar
Pena (www.lingkarpena. net) dan website PT Gramedia Pustaka
Utama (www.gramedia. com).

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi
 53677834 psw 3213/3249.

Blog EntryPrestasi Belanja Buku: Tiga Judul SajaApr 14, '08 9:05 AM
for everyone
Di tengah persiapan ngunduh mantu, saya dan Mas Agus mencuri waktu ke
toko buku. Pilihan jatuh ke Togamas, karena untuk ke BBC Surapati
terlalu jauh. Langit sudah gelap.

Begitu tiba di pintu kasir, saya sudah terpikat pada pengumuman BAYAR
SETENGAH HARGA. Belok kanan, aha..! Beberapa buku terbitan Mizan,
termasuk dua judul yang sudah lama saya cari (dan dengan sabar saya
nantikan diskonnya:p)

Dapatlah tiga buku ini untuk dibawa pulang, dengan harga 37500 saja.
Mas Agus sampai acung dua jempol karena kagumnya atas kesuksesan saya
menginjak rem kuat-kuat untuk tidak menuruti nafsu belanja dan membeli
yang benar-benar diperlukan.



Blog EntryLagi-lagi Buku BaruMar 28, '08 8:41 AM
for everyone
Masih hangat dari Tasik. Dua teenlit hasil nitip Kang Iwok di Gramedia
kota santri yang sedang menggelar diskon menggiurkan. Satu lagi, tak
lain dan tidak bukan, Suster Nengok dengan tandatangan penulisnya
sendiri.

Hatur nuhun, Kang. Juga Mas Agus yang menyempatkan diri ke tempat Kang
Iwok training di sela-sela kesibukannya nguriling Bandung. Ternyata
Mas Agus bukan sosok asing, ya..hehehe..


Blog EntryPenghuni Baru Rak BukukuMar 25, '08 2:26 AM
for everyone
Niatnya sih nggak akan posting dulu sebelum menyelesaikan sesuatu. Apa
daya, bahan kurang sehingga online lah diriku (alesan banget sih:p).
Lagipula siang ini ada kejutan manis yang rasanya terlalu indah untuk
tak diberitakan.

Mas kurir tiba di halaman rumah kami, menyerahkan sebuah paket
berkemasan cantik (dari bungkus kadonya saya bisa nebak dari siapa,
tapi..masa sih?). Wow, buku-buku pesanan saya dari bukumurmer! Nad
bilang dalam surat, Monte Cristo-nya Alexandre Dumas dihadiahkan secara khusus.

Hati saya jadi hangat, nih. Merci beaucoup, Nad. Ini kado spesial dari
teman baik yang spesial pula.


Blog EntryLindaniel di Hari HujanMar 13, '08 1:38 AM
for everyone
Siang yang biru benderang ditingkahi hujan dan suara guntur. Saya
ngantuk berat, tapi mendadak seger lagi. Kenapa? Mas kurir langganan
mengetuk pintu dan mengantarkan sebuah paket mungil berisi..
Lindaniel! Memang imut-imut dan cakep covernya, makin suka begitu
memegangnya.

Teenlit dengan tandatangan pengarangnya ini menambah komplit pekan penuh
hadiah yang menyenangkan. Melihat nama-nama yang dikenal di sampul
belakang, aih aih..

Hatur nuhun, Kang Iwok. Hatur nuhun Mas kurir, yang rela menempuh
hujan untuk mendaki lereng Manglayang.


Blog EntryRenovasi NaskahMar 10, '08 8:46 PM
for everyone
Setelah mendapat pengarahan lanjutan dari editor, ternyata naskah
novel saya kemarin perlu revisi mayor. Tak ada yang dibuang,
tapi mesti ditambahkan rasa lain. Ibarat bangun rumah, yang tadinya
nggak tingkat kini diteruskan ke lantai dua. Tentu dengan
memperhatikan pondasi, bahan yang cukup, dan desain yang tidak merusak
konsep awal.

Kemarin-marin sudah mulai membaca naskah rujukan, termasuk buku
sejenis yang ada di rak buat ngorek-ngorek ide. Semoga bisa
diselesaikan sebelum si deadline
melambaikan kapaknya di ujung sana.

Terima kasih buat tiga anggota geng kompor mledug: Kang Iwok, Nunik,
Dedew, dan satu anggota luar biasa (tengah dipertimbangkan untuk
menjadi penasihat): Mbak Ai.

sumber foto: sxc.hu


Blog EntryRevisiMar 5, '08 4:49 AM
for everyone
Salah satu kebahagiaan seorang penulis adalah bermitra dengan editor
yang baik hati, terampil berkomunikasi, dan bersedia memberikan
panduan sejelas mungkin perihal naskah yang sedang dikerjakan.

Begitulah ketika sore ini saya mendapat kabar hasil evaluasi novel
remaja yang dikirimkan minggu kemarin. "Isi cerita, alur dan tokoh
sudah kena. Tinggal ditonjolkan ...." (maaf disensor, nanti nggak
kejutan lagi).

Jujur saja, saya sudah agak menduga ke arah sana. Kapan? Siang ini,
ketika mencoba tidur dan tak bisa (meskipun super ngantuk) lalu
membaca Shinchan. Mendadak teringat si teenlit dan berpikir, "Hmm,
kayaknya ada yang perlu dioprek di bagian sana dan sini."

Ah, alhamdulillah. Editor tersebut memberikan contoh-contoh yang
diharapkan sebagai rujukan. Yang lebih penting, saya bersyukur novel
remaja pertama ini tidak babak belur di mata penerbit.

Mari..mari..merevisi..mari-mari..memperbaiki..

foto: sxc.hu


Blog EntryYeee..Selesai!!Feb 27, '08 4:37 AM
for everyone
Posting ini sebenarnya terlambat. Saya telah menyelesaikan novel
remaja yang digeber sejak Sabtu malam pada hari Senin sore sekitar jam
empat. Langsung kirim ke email editor dan SMS beliau. Lalu
besoknya..juntay. Laptop baru nyala lagi tadi pagi. Tepatnya siang,
setelah urusan domestik kelar.

Fyuh..lega banget menaklukkan 'fobia 100 halaman' beberapa hari
sebelum tenggat waktu. Bahkan karena nggak pede, saya sempat meminta
perpanjangan untuk antisipasi selama seminggu dan editor yang baik
hati itu memperkenankannya. Gimana nggak keder..bahkan jadwal
terbitnya sudah ditentukan.

Tapi senang bukan main, deh. Merampungkan proyek ini berarti
mengalahkan diri sendiri. Yang ngeri nulis fiksi, ngeri nulis buat
remaja, ngedadak jadi 'perfeksionis', takut dialognya kayak sinetron
sampai nulis satu halaman aja bisa makan waktu setengah hari..ditambah
liku-liku yang mendebarkan: sakit cukup lama dan dua kali ambruknya,
Mas Agus kecelakaan, Mas Agus rematiknya kambuh, serta sedikit
persiapan acara keluarga. Masih diselingi telepon-telepon keponakan
yang melorot prestasi belajarnya, atau malah malam-malam nanya,
"Tante, solusi pemanasan global apakah gerangan?"

Hahhhhh..tarik nafas panjang. Baru kerasa pegel-pegelnya.
Alhamdulillah, meski begadang tiga hari berturut-turut, nggak sampe
parah teparnya dengan jurus makan sayur. Mendadak jadi vegetarian,
deh:p Mata yang sempet sakit untuk dibuka sekali pun tertolong oleh
jus wortel. Yihaaa!

Senin malam, kesantaian sudah ternikmati. Nggak merasa 'bersalah' lagi
melewatkan dua jam untuk nonton film di TV. Kemarin malam malah bisa
ketawa bareng Mas Agus waktu nonton Death Becomes Her. Banyak tidur,
banyak makan, baca-baca..

Hari ini mulai aktivitas ringan. Bantu nerjemahin materi kerja Mas
Agus, oret-oret konsep tulisan. Tapi masih pemanasan:-)

sumber foto: sxc.hu


Blog Entry57 Halaman..Hore!!Feb 24, '08 8:06 AM
for everyone
Mas Agus berinisiatif mengambil alih tugas masak kemarin, supaya saya
tidak terlalu capek dan dapat memusatkan perhatian pada novel yang
telah mencapai pertengahan cerita. Kebangetan deh kalo sampai macet,
saya sudah sengaja menunda tulisan yang lain. Untuk menampar diri
sendiri, saya sering mengingat ucapan sahabat dan saudara-saudara,
"Semoga laptopnya bikin tambah produktif ya, Rin."

Sempat tidur siang dan baca The Dark Half. Dalih saya, efek samping
makan kangkung:p Alhamdulillah, plot yang muter-muter itu ketemu
titiknya juga. Setelah mencoret konsep di kertas berkali-kali, saya
mulai lagi sore harinya. Mas Agus nyengir saja sewaktu saya menyela
untuk nonton Nanny 911 dulu.

Kami sama-sama membisu di depan meja kerja. "Sudah nambah?" Mas Agus
bertanya. Saya mengangguk dan bersorak, "Halaman 57..!"
Sebenarnya lebih dari itu, jika ditambah bagian akhirnya. Lucunya,
penutup cerita novel ini sudah ketahuan duluan. Tinggal dirangkaikan.
Namun kemungkinan besar sang ending akan berubah.

Saya makin menikmatinya dan bisa menyelesaikannya tepat waktu.
Optimis, optimis, optimis.


Pages:1234567
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help