Rini's posts with tag: penerbit
 'Namanya juga pendatang baru. Tentu masih banyak coba dan salahnya. Dan kebanyakan pendatang baru adalah penerbit yang bermodal idealisme dan keberanian. Minim ilmu. Baik mengenai lalu lintas keuangan maupun strategi pemasaran. Manajemen kertasnya pun buruk. Jika penerbit demikian menyalahi penulis, tidak bisa serta-merta kita sebut sebagai kekurangajaran. Tergantung, apakah ketidakbenaran itu dilakukan secara sengaja atau tidak. Kalau sengaja berarti zalim. Kalau tidak, berarti ya sekadar belum profesional saja.
Menghadapi penerbit macam demikian, penerbit harus mempunyai stok kesabaran yang tak berwatas. Bentuk kesabaran itu adalah keikhlasan untuk bermuka tebal. Jangan berputus harap untuk terus menanyakan laporan penjualan dan royalti. Itu dilakukan dalam rangka mendidik penerbit agar profesional. Mengingatkan mereka bahwa dalam bisnis kepercayaan, kejujuran sangat penting. Penerbit sesekali boleh saja melakukan kesalahan tapi tetap harus jujur, tidak boleh bohong.' (halaman 86) 
 ...atau editor bisa terjalin meskipun kita baru menulis satu buku di penerbitan tersebut. Kuncinya adalah komunikasi dan silaturrahim yang memadai serta proporsional (baca: tidak terus-terusan SMS atau email atau buzz di YM, supaya pekerjaan mereka tak terganggu).
Di mata orang (tak selalu penulis), keakraban kerap diartikan keliru. Misalnya mempersingkat jalan atau prosedur (baca: potong kompas) untuk menerbitkan sebuah naskah. Atau malah ada yang berpendapat, penulis yang sudah berkali-kali kerjasama menjadi 'anak kesayangan' dan tak perlu antre. Yang saya rasakan tidak begitu. Editor malah lebih leluasa mengemukakan kekurangan naskah (jika harus direvisi berat atau bahkan ditolak). Kadang-kadang menganjurkan pengalihan ke penerbit lain, namun tetap saja kita yang harus melalui prosesnya sendiri.
Wujud kedekatan bisa bermacam-macam. Keterusterangan penerbit perihal pergantian distributor, contohnya. Seorang editor pernah menceritakan tindakan itu dikarenakan distributor lama menghendaki kenaikan persentase komisi. Ada juga yang menuturkan soal agen yang bangkrut dan meninggalkan utang besar. Editor lain mengeluhkan naskah yang mirip-mirip alias tiada keunikan, bahkan ada yang ketahuan hasil menjiplak. Kalau sudah akrab dan merasa nyaman benar, seorang editor tak segan-segan terbuka perkara penundaan naskah terbit akibat kenaikan harga BBM dan kertas.
Percaya atau tidak, kembali pada diri kita masing-masing. Sejauh ini saya tak mengalami masalah dengan hal itu. Yang jelas, saya jadi banyak belajar.
sumber foto: sxc.hu

sumber: milis penulislepas Lowongan Penulis di Penerbit Kutabina - Group Pena Pundi Aksara Penerbit Kutabina, Grup Pena Pundi Aksara, yang secara khusus menfokuskan diri pada buku-buku Islam karya penulis lokal, membuka kesempatan bagi para penulis yang ingin memublikasikan karyanya, dengan ketentuan sebagai berikut: a. Naskah ditulis menggunakan Bahasa Indonesia. b. Naskah original, bukan jiplakan, terjemahan, atau saduran. c. Belum pernah dipublikasikan di media cetak, atau elektronik. d. Naskah tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara apa pun. e. Sertakan sinopsis, jenis buku, daftar isi, segmentasi, keunggulan, dan analisa pasar untuk naskah buku yang diajukan. e. Ditulis dalam format digital (Ditulis dengan Ms. Word, Font Times New Roman, spasi 1,5, format kertas A4). f. Sertakan biodata/curriculum vitae penulis, alamat, dan nomor kontak yang bisa dihubungi. Selain menerima naskah, Kutabina juga mengajak Anda yang punya naluri menulis yang tajam dengan kualitas sistematika serta tata bahasa yang baik dan menggugah, untuk menjadi "writer partner" di penerbit ini. Dengan ketentuan: Tema Pembahasan, outline tulisan, materi dan bahan ditentukan oleh penerbit. Penulis bisa mengembangkan materi dan isi tulisan selama tidak keluar dari tema yang ada. Kirimkan naskah dan pengajuan diri Anda lewat email ke: kutabina@yahoo.com. Apabila naskah yang Anda ajukan layak diterbitkan, redaktur Kutabina akan menghubungi Anda. Untuk menjalin silaturahim yang lebih akrab, silahkan bergabung komunitas kutabina di: kutabina_community@yahoogroups.com. Penerbit Kutabina PT. Pena Pundi Aksara Jl. Cempaka Putih Tengah XVIII No. 12 Cempaka Putih, Jakarta Pusat 10510 Telp. 021-4240328, 4255953 Faks. 021-42879625 email: kutabina@yahoo.com
sumber: milis editorindonesiaforum
Kelompok Penerbit Zahra (Zahra, Dastan Books, Daras Books) mencari naskah-naskah untuk diterbitkan. Jenis naskah: - Islami. - Novel (semua genre). - Bisnis, marketing, ekonomi, investasi, manajemen, dan semacamnya. - Kesehatan, kecantikan, pengobatan, dan semacamnya. - Makanan, minuman, wisata kuliner, dan semacamnya. - Tanaman, budidaya fauna, dan semacamnya. - Politik. - Psikologi. - Pendidikan. - Self-help, how to, kiat-kiat, dan semacamnya. - Teknologi informasi, komputer, ponsel, dan semacamnya. - Dll.
Bagi Anda yang memiliki kemampuan di bidang menulis, redaksi Zahra grup menunggu naskah Anda. Mohon ajukan ke:
Mbak Rika (Senior Editor) di rika@dastanbooks.com atau via pos ke:
Rika Sylfentri Penerbit Zahra Jl. Batu Ampar III No. 14 Condet Jakarta Timur 13520 Tel.: 021 - 809 2269 Faks.: 021 - 808 71671
Bila Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Zahra, silakan kunjungi website: www.zahra.co.id
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kontak Mbak Rika di rika@dastanbooks.com
Best, Yudi Dastan Books
sumber: milis Apsas
Dibutuhkan, naskah-naskah buku umum terbaik yang meliputi naskah-naskah bertema pendidikan, referensi, kamus, pengayaan, fiksi anak (petualangan, misteri, dan persahabatan), agama, lifeskill, hobi, keterampilan, how to, novel (remaja dan dewasa), dan lain-lain. Ketentuannya adalah sebagai berikut: - Naskah minimal 80 halaman. - Ditik menggunakan format word (.doc), ukuran kertas A4, font Times New Roman 12 pt, spasi 1 ½. Segera kirimkan 1 berkas print out naskah Anda beserta data diri dan daftar karya-karya yang pernah diterbitkan ke alamat berikut: PT. GRAFINDO MEDIA PRATAMA Jln. Pasirwangi No. 1 Soekarno-Hatta Bandung 40254 Jangan lupa, cantumkan "NASKAH BUKU UMUM" di sudut kiri atas amplop. Grafindo menantikan karya-karya terbaik Anda. *Informasi lebih lanjut, hubungi: 022-5212097
 Masalah yang sudah sering mengemuka ini dibahas di milis Escaevabookclub beberapa hari ke belakang. Saya mengutip tanggapan mas Didik, Managing Editor Penerbit Escaeva, sebagai berikut:
'Usahakan mendapatkan beberapa informasi dari beberapa orang, jangan cuma satu supaya tidak bias.'
Saya setuju dengan pendapat beliau. Sekarang ini informasi berlimpah dan kita harus pandai-pandai memilahnya.
Masih ada saja penulis yang khawatir karena penerbitnya tidak punya situs web, misalnya, atau menggunakan alamat email berdomain gratisan dan/atau hanya menerima naskah via email.
Menurut pengalaman saya, profesional atau tidaknya sebuah penerbit tak ada hubungannya dengan itu semua. Soal web, contohnya. Ada sebuah penerbit yang lumayan top dan punya situs web, tapi tak pernah diupdate. Bahkan link Contact Us-nya pun broken.
Kemudian account email berdomain gratis ada keuntungannya, yakni kapasitas yang relatif lebih besar. Bayangkan jika pakai account perusahaan, tapi jarang dicek karena kesibukan editor/redaksi sementara naskah yang menyerbu inbox tak henti-henti. Pengirim naskah bisa kecewa karena over kuota. Kondisi seperti ini pernah membuat saya kapok ngirim ke email sebuah majalah ibukota, karena terjadi lebih dari satu kali.
Demikian pula naskah via email, yang buat saya pribadi menguntungkan. Selama ini saya berurusan dengan penerbit via email, nggak pernah ada masalah.
Tapi kembali lagi, semuanya serba relatif. Istilah gaulnya, jodoh-jodohan. Bukan berarti yang nerima naskah print-out itu tidak profesional, dan memang ada penerbit gadungan yang mengumpan pakai email. Berbekal pengalaman dan kewaspadaan yang proporsional, insyaAllah bisa terhindar dari hal-hal yang tak dikehendaki. Ringkasnya sih, kalau Anda percaya, teruskan. Jika ragu-ragu, jangan.
sumber foto: sxc.hu 
sumber: milis FLP Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sebagai bagian dari langkah membangun media edukasi bagi negeri, Komunitas Rumah Ilmu Indonesia ( http://groups.yahoo.com/group/rezaervani) berencana menerbitkan buku pertama dalam upayanya merintis sebuah penerbitan komunitas. Untuk itu kami mengundang sahabat sekalian untuk mengirimkan naskah terbaiknya ke Proyek Penerbitan Rumah Ilmu Indonesia via email di penerbitan@rezaervani.com Naskah yang kami cari untuk diterbitkan adalah yang bertemakan : 1. Inovasi Pendidikan 2. Guru dan Siswa 3. Tulisan ringan seputar nilai-nilai Islam 4. Materi Training dan Pengembangan SDM berbasis nilai Quran 5. Budaya 6. Tulisan Non Fiksi lain yang sesuai dengan visi Rumah Ilmu Indonesia (termasuk tulisan seputar perpustakaan, teknologi informasi, fisika populer, biologi ppuler) Naskah yang diprioritaskan adalah yang Berbahasa Indonesia. Mohon lampirkan pula Biodata Penulis secukupnya bersama dengan naskah. Untuk saat ini kami hanya menerima kiriman naskah via email : penerbitan@rezaervani.com Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi penanggung jawab proyek Penerbitan Rumah Ilmu Indonesia, Aditya di nomor HP 085624185531 dan/atau Siti Nadiroh di 081563114468 Perkembangan komunitas Rumah Ilmu Indonesia dan pemberitahuan lainnya bisa diikuti di http://groups.yahoo.com/group/rezaervaniKami tunggu karya terbaik anda. Salam, Rumah Ilmu Indonesia www.rezaervani.com
sumber: milis Forum Editor Indonesia Adakah Buku di Dalam Diri Anda? Kami tahu ada buku di dalam diri Anda. Is there book inside you? Jika demikian, silakan keluarkan dalam bentuk naskah-naskah berikut ini: · Parenting dan Kewanitaan · Pengetahuan Populer (Keterampilan Hidup) · Spiritualitas Islam Populer · Pengembangan Diri dan Pengembangan Spiritual · Kiat (How to Books) · Anak dan Remaja · Kesehatan dan Gaya Hidup · Referensi · Fiksi Umum dan Spiritual (khusus novel) Kami, Cicero Publishing, membuka diri untuk mengolah dan mengemas naskah Anda menjadi buku yang berdaya. Benefit bagi penulis adalah · Sistem royalty dari nilai netto; · Sistem outright atau flat fee; · Advance fee pada awal kontrak; Naskah Anda adalah komitmen kami. Kirimkan segera naskah Anda ke: Cicero Publishing Jl. Pondok Niaga Hijau II, 46, Pondok Pinang, Jakarta 12130 Telp. 021 766 4969 email : ci_publishing@yahoo.com Naskah dikirim dalam bentuk file elektronis dan hardcopy dengan ketentuan: · Font standar 12 pt (Times Roman) · Spasi normal 1,5 spasi · Dicetak satu muka dengan kertas HVS ukuran A4 dan setiap halaman diberi nomor halaman · Surat penawaran dan biodata singkat penulis Sinopsis naskah
Ini adalah hasil chatting saya dengan Mas Dwi Wibowo, Manajer Produksi LP FE UI. Beliau mencari segera naskah buku ilmiah tentang keperawatan. Bagi yang merasa mampu dan berminat, silakan kontak langsung ke email dwiwibowo@yahoo.com. Nomor telepon dan alamat lengkap FE UI ada di salah satu posting saya dengan tag penerbit
Silakan komunikasi langsung ya, karena saya tidak dapat menjawab pertanyaan Anda. Semoga berhasil dan semoga info ini bermanfaat.
 Kapan seorang penulis dapat menarik naskahnya yang sudah 'kos' di rumah penerbit? (pinjam istilah Nad di kata pengantar Quadrangle) Jawaban paling tepat, berdasarkan pengalaman saya, adalah saat kita merasa waktunya sudah terlalu lama. Lama memang relatif. Bisa enam bulan, sembilan bulan, atau bahkan dua bulan bagi orang-orang tertentu. Saya teringat percakapan dengan seorang manajer penerbit mengenai pengalamannya dengan seorang penulis. Ia baru mengirimkan naskah satu jam yang lalu melalui email, dan langsung menelepon penerbit bersangkutan agar memberikan tanggapan. Saya lupa menanyakan apakah penulis itu sudah senior, ngetop atau cuma nekad, tetapi pada dasarnya siapa pun kita, kita tetap wajib menjaga hubungan baik dengan penerbit kendati belum terjalin (baca: baru kenal dan baru mengajukan naskah ke sana). Pada waktu melayangkan naskah ke suatu penerbit, ada baiknya kita menetapkan tenggat untuk diri sendiri. Sebelumnya, kita tanyakan dahulu berapa lama yang dibutuhkan untuk menilai suatu naskah. Seringkali hal ini tergantung pada banyaknya naskah yang berada di meja redaksi. Bisa seminggu, sebulan, atau dua bulan. Pada saat yang dijanjikan dan belum ada kabar, kita tanyakan lagi. Bila diminta menunggu dan alasannya masuk akal, tidak ada salahnya kita bersabar. Berikut ini beberapa kondisi yang membolehkan kita menarik naskah: 1. Naskah sudah di-acc dan konon akan diterbitkan, namun tidak jelas kapan. Kemungkinan karena tren pasar sedang tidak berpihak atau keterbatasan dana penerbit. 2. Kita tidak menerima kabar apa pun -- katakanlah dalam tiga bulan -- padahal naskah tersebut mengusung tema yang akan kadaluarsa jika tidak segera diterbitkan. 3. Penerbit tidak menindaklanjuti dalam waktu yang benar-benar sudah terlalu lama sejak naskah dikirimkan. Misalnya enam bulan atau satu tahun. Langkah-langkah menarik naskah: 1. Ketahui cara berkomunikasi yang paling cepat direspon oleh penerbit bersangkutan. Email, telepon, atau surat? 2. Tulis email atau surat resmi mengenai penarikan naskah kita, lalu simpan salinannya. Jangan puas hanya dengan menaruh email di suatu folder mail client kita, misalnya Sent Mail karena sewaktu-waktu mungkin saja terhapus. Kita memerlukannya untuk arsip dan menunjukkan bahwa kita sudah memberitahukan penarikan tersebut. Dalam email, tulis subject yang to the point: Pernyataan Penarikan Naskah XYZ. 3. Hindari menarik naskah hanya dengan telepon atau SMS. Gunakan kedua media ini sebagai pendukung komunikasi belaka. Contohnya, kita mengirim SMS yang memberitahukan pengiriman email penarikan naskah beberapa menit sebelumnya. 4. Tulis pernyataan yang singkat dan jelas. Tidak perlu menyertakan alasan yang terlalu panjang atau terlalu memojokkan penerbit. Siapa tahu suatu hari kelak kita akan bekerjasama lagi dengan mereka. Contoh di bawah ini: "Dengan hormat, melalui surat ini saya menyampaikan penarikan naskah ABC yang telah dikirimkan ke penerbit DEF pada tanggal 1 Agustus 2007. Karena tidak menerima kabar apa pun sejak pengajuannya, maka saya simpulkan bahwa naskah ini tidak akan diterbitkan oleh penerbit DEF. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih."5. Konfirmasikan penarikan itu. Pastikan bahwa pihak penerbit menerima dan mengetahuinya, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. 6. Hindari mengatakan bahwa naskah tersebut sudah diminati penerbit lain, kecuali jika hubungan kita dengan penerbit yang diserahi naskah lebih dulu ini sudah sangat baik dan alasan dapat disampaikan dalam obrolan non formal. Jangan pernah menarik naskah apabila kita telah menandatangani surat perjanjian. Apa lagi bila naskah sudah dalam proses produksi. Jika kita melakukannya, ada biaya-biaya yang timbul misalnya penggantian ongkos ilustrasi, setting, dan sebagainya. Hubungan kita dengan penerbit tersebut sudah pasti rusak. Hal penting lain, tetaplah bersilaturahmi dengan penerbit 'eks induk semang sementara' naskah kita itu. Saya pernah bertemu dengan penerbit yang sangat kooperatif. Selain terbuka mengungkapkan persoalan yang merintangi penerbitan naskah saya, ia menawarkan bantuan mencarikan penerbit baru. sumber foto: cover Chicken Soup for the Writer's Soul versi impor, diambil dari situs web resmi Chicken Soup 
 Royalti yang ditetapkan penerbit buku berbeda-beda. Tidak semua penerbit menentukan 10% -- yang jamak diketahui kalangan penulis. Ada yang 7, 8, diambil dari harga netto, atau bahkan berkala: misalnya jika buku tersebut laris, maka cetakan berikutnya persentase royalti dinaikkan dari sembilan menjadi sepuluh persen. Beberapa penerbit (beberapa berarti sedikit, berdasarkan pengalaman saya) memberikan uang muka. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui dan mempelajari kebijakan penerbit sebelum memutuskan mengajukan naskah. Ketika penerbit memberikan contoh surat perjanjian, baca pasal demi pasal dan tanyakan setiap butir yang kurang jelas.
Periode pembayaran royalti pun berlainan. Ada yang empat bulan sekali, ada juga yang enam bulan sekali. Laporan penjualan akan menunjukkan jumlah eksemplar yang dicetak, yang laku, serta perhitungan perolehan royalti penulis. Penerbit tertentu bahkan mencantumkan toko atau agen, berikut item lain seperti pajak pendapatan terhadap penulis.
Karena laporan penjualan melalui pos biasanya agak lama, sebaiknya minta pengiriman via fax. Usahakan mencari wartel, bila rumah kita tidak dilengkapi mesin fax. Hindari sedapat mungkin menerima fax laporan tersebut di kantor. Kita tidak ingin rahasia dalam negeri diketahui rekan kerja atau atasan, bukan?
Satu poin lagi, tidak ada cara untuk mengetahui kebenaran isi laporan. Hubungan penulis dengan penerbit benar-benar berlandaskan kepercayaan. Apabila ragu menerbitkan di suatu badan (walaupun meyakini selentingan mentah-mentah sangat tidak dianjurkan), sebaiknya kita tidak bekerjasama dengan penerbit tersebut daripada dihantui rasa curiga dan prasangka buruk (yang kadang-kadang belum tentu benar, tapi sukar dibuktikan).
Semoga uraian singkat ini bermanfaat.
sumber foto: cover asli Remains of the Day, dari wikipedia

 ..benar-benar tidak disengaja (saya tetap menolak sebutan 'kebetulan'). Saya bangun kepagian dan susah merem lagi, semua urusan belakang (cuci-cuci dan bikin kopi) kelar, maka cek email-lah yang teringat. Baru online di YM, mendadak Mas Manajer Produksi penerbitan yang seru dan funky itu ngebuzz saya. "Online kok pagi bute.." ia menyapa. Saya jawab, "Di sini mah udah pagi melek." Kemudian meluncurlah obrolan panjang yang sangat tidak biasa, mengingat pada siang dan sore hari ia senantiasa dihujani rapat. Mas yang baik hati itu mulanya menceritakan keluarganya, perjuangannya untuk menyelesaikan kuliah, baru pekerjaan. Porsi obrolan yang langsung terkait dengan saya (soal bisnis alias penerbitan naskah) relatif tidak banyak. Ia hanya mengingatkan agar naskah yang sedang saya tulis tidak terlalu lama disetorkan, sebab pada suatu bulan perusahaan sudah dijadwalkan untuk mengerjakan suatu proyek yang cukup memakan waktu dan konsentrasi seluruh awak. Selebihnya, ia menceritakan proses pembuatan cover naskah si akang iniyang molor dua minggu karena suatu hal (udah diceritain ya Kang, kenapanya). Saking seriusnya, saya lupa menanyakan naskah mana yang dimaksud berhubung ada dua judul. Lalu Mas Manajer menyampaikan perihal novel anak Nunik yang udah di-acc jam 3 pagi oleh pihak petinggi dan saat itu juga beliau mengirimkan email pemberitahuan. (Sayangnya SMSku nggak masuk ya Nik, jadi Dedew deh yang sukses sebagai pembawa kabar baik). Selain itu, ia menyebut proses seleksi naskah novel penulis cernak yang cantik ini beserta siapa yang memutuskannya. Beliau menyebutkan jatah eksemplar gratis untuk penulis yang menerbitkan di sana, kemudahan meminta kelebihan jumlah, beserta hadiah untuk endorser. Jadi sayalah yang tahu lebih dulu novel apa yang diberikan kepada para pemberi endorsement karya Kang Iwok, hehehe..Angin surga, ya Kang. Juga buat Ichen tentunya. Informasi lain, keringanan penulis yang membeli bukunya sendiri langsung ke penerbit tersebut. Detilnya sudah disampaikan kepada bapak dan ibu-ibu yang berkepentingan. Karena asyiknya ngobrol, saya malah lupa membahas naskah sendiri. Kapan persisnya terbit, gimana cover barunya de el el..nggak apa deh. Senang juga menampung berbagai info buat teman-teman yang lagi saya panasin (titel baru bulan ini: kompor mledug:p) dan semuanya berita menggembirakan. Bersemangatlah, kawan-kawanku!! Foto: nyomot dari sebuah layanan foto gratis. Tergerak memasangnya di jurnal ini karena sewaktu ngetik, ada kicau burung di atas pohon. 
 Pekan ini sungguh hiruk-pikuk. Saya baru menarik sebuah naskah fiksi dari sebuah penerbit. Meski awalnya komunikasi sempat macet, akhirnya 'perpisahan' berlangsung baik-baik.
Naskah itu segera saya layangkan ke penerbit lain setelah mendapat konfirmasi bahwa mereka menerima fiksi umum. Luar biasa. Evaluasi yang katanya seminggu sudah mendapat hasil dalam sehari. Kemarin pagi saya menerima email bahwa temanya menarik, namun belum dapat diterbitkan di sana karena pertimbangan pasar. Kata-kata awal itu saja sudah cukup untuk memompa semangat saya lebih besar lagi. Saya SMS sebuah penerbit lain, tapi masih nimbang-nimbang setelah membaca spesifikasi yang mereka inginkan.
Sementara ini, saya telah menulis 16 halaman naskah fiksi anak. Penerbit tujuan sudah ada. Syukurlah deadline nggak mepet-mepet amat, jadi saya bisa menyelesaikan terjemahan dulu.
BTW, penerbit yang menolak naskah fiksi saya itu adalah Citramedia. Menurut contact personnya, Mas Muh. Anis, mereka sedang mencari tema teenlit, motivasi, how to, psikologi populer dan humor (anekdot). Anda yang punya naskah dengan kriteria tersebut, silakan kontak beliau di maulachela@yahoo.com Semoga berhasil:-)

sumber: milis cerkit
Pertanyaan harap langsung dilayangkan kepada CP di bawah ini.
Kami dari Penerbit Citramedia memerlukan penulis atau naskah jadi, bertema:
Motivasi.
Novel Pop, bernuansa religius.
Kisah Nyata.
Fiksi.
Psikologi Populer.
Naskah bisa berbentuk novel, kumpulan cerpen, atau lainnya. Karakter bahasa ringan dan mudah dicerna pembaca dari berbagai kalangan. Jumlah halaman sekitar 100-150 halaman, ukuran kuarto, spasi ganda, times new roman, dan ukuran font 12.
Silakan hubungi kami, atau langsung kirimkan naskah Anda, ke alamat email: maulachela@yahoo.com
Kami sangat menunggu partisipasi Anda. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan banyak terima kasih.
Wassalam, Muh. Anis
Nemu info ini di link MP Mas Ferry, tapi untuk segala bentuk pertanyaan langsung dilayangkan ke CP penerbit yang bersangkutan ya..alamat email tertera di bawah ini. Juga nomor telepon.
Penerbit Adhiyasa Press membuka kesempatan kepada para penulis untuk mengajukan dan mengirimkan naskahnya kepada Penerbit Adhiyasa Press. Penerbit akan mempelajari naskah yang diajukan, jika naskah Anda layak terbit, maka akan dihubungi secepatnya. Karena itu, pastikan Anda menulis nomor kontak yang benar saat mengajukan naskah Anda.
Adapun kualifikasi tulisan yang kami inginkan adalah sebagai berikut: A. Naskah Non Fiksi 1. Tulisan bernafaskan Islam dengan segementasi bacaan keluarga, wanita, remaja, dan untuk umum. 2. Ditulis secara ringan dan populer. 3. Memiliki nilai jual (selling point) 4. Tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak pula menabrak norma-norma agama dan masyarakat.
B. Naskah Fiksi 1. Berbentuk novel (bukan kumpulan cerpen) yang bernafaskan Islam (novel Islami). 2. Segmentasi bacaan untuk remaja dan umum. 3. Ditulis dengan ringan, enak dibaca, dan populer.
Ketentuan teknis: 1. Ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. 2. Sesuai dengan EYD yang terbaru.
Cara Mengajukan Naskah: 1. Kirim naskah dalam bentuk print out dan soft file. 2. Buatlah abstraksi naskah Anda. 3. Buatlah pula selling point (nilai jual) naskah Anda (menurut Anda). 4. Sertakan nama dan alamat jelas dan nomor kontak yang bisa dihubungi.
Kirim ke: Penerbit Adhiyasa Press Jl. H. Abdul Ghani, Bulak I No. 27 Cempaka Putih - Ciputat Tangerang 15412 Telp. (021) 7011 9494
atau ke: adhiyasa_press@yahoo.co.id (Bagi yang kirim lewat e-mail tidak perlu mengirim naskah print out).
Salam, Adhi Lukmana (CEO Adhiyasa Press)
sumber: milis penulislepas Pertanyaan silakan langsung ke alamat email di bawah Assalamualaikum
Atas saran dari moderator bahwa setiap penerbit yang masuk harus memberikan alamat yang lengkap karena ditakutkan masalah pembajakan, maka inilah penerbitan kami Qudsi Media-referensi Islami Jln. Babaran Gg VIII No. 809 Celeban Baru Yogyakarta telp/fax 0274-417594 qudsi_media@yahoo.co.id Blog dalam pengerjaan
seperti telah dikemukakan sebelumnya bahwa kami berada di jalur buku-buku Islami, khusus pada bidang psikologi, parenting dan keluarga., kesehatan, tausiyah.
Prosedur agar tulisan Anda masuk ke tempat kami adalah: 1. siapkan daftar isi buku Anda 2. berikan beberapa bab yang sudah jadi (tidak perlu semua) yang anda rasa sangat mewakili tulisan Anda 3. siapkan biodata diri Anda, setidaknya alamat dan telp yang bisa dihubungi. 4. kirim (point 1, 2, dan 3) ke qudsi_media@yahoo.co.id 5. mau bawa sendiri juga ga papa, manut aja 6. secepatnya akan kami balas apakah naskah Anda akan kami terbitkan atau tidak (biasanya tidak sampai 1 bulan).
ok deh segitu aja, apabila ada pertanyaan monggo kami terbuka, semoga info ini berguna terima kasih
wassalamualaikum
sumber: milis FLP
Catatan: Pertanyaan langsung ke kontak di bawah ini ya..
Assalamu'alaikum
Kami mengundang teman-teman untuk menulis di Indiva Media Kreasi
yang memiliki 3 buah lini, yakni:
1. Afra Books untuk buku2 remaja, fiksi or non fiksi
2. Indifa Books untuk buku2 pemikiran, bisnis, manajemen, agama, terjemahan dsb
3. Cilukba! Untuk buku2 anak, mulai Balita sampe dengan 12 tahun
Masalah royalti dan performance buku... insya Allah nggak mengecewakan.
Kalau tertarik, bisa hubungi saya,
afifahafra@yahoo.com
atau kontak or main ke markas kami:
jl. Anggur VII no. 36C Jajar, Laweyan, Solo
Phone. 0271-743229/ 0271-7055584
Ditunggu banget:-)
Wassalam
AFIFAH AFRA
| |